Bukan Daihatsu Taft, Penantang Suzuki Jimny Hadir Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daihatsu Taft Reborn.Sumber: headlightmag.com

    Daihatsu Taft Reborn.Sumber: headlightmag.com

    TEMPO.CO, Tokyo - Pada Juni 2020, Daihatsu akan menghadirkan model SUV baru yaitu Daihatsu TAFT generasi baru. Namun, mobil ini bukan akan menjadi saingan dari Suzuki Jimny. Menurut Daihatsu, model ini bukan model penjelajah seperti Jimny. Daihatsu dikabarkan sedang menyiapkan pesaing yang sepadan dengan Jimny. Model ini baru akan meluncur pada Desember 2021.

    Menurut majalah Best Selling Car, nama SUV ringan baru belum diputuskan, tetapi mode bodi dengan spesifikasi gokori Kurokan SUV dengan overfender. Model ini mengingatkan pada pada Suzuki Jimny dan Jimny Sierra.

    Mengenai tampilan depan, lampu depan mengadopsi lampu LED seperti Rocky baru, dan dilengkapi dengan bumper dengan tipe persegi. Tampilan keseluruhan fender dan side skirt dilengkapi dengan bagian pelindung untuk mencegah batu terlempar, menciptakan model off-road.

    Suzuki Jimny dengan grafis decal retro. Sumber: motor1.com

    Alih-alih mengadopsi struktur rangka tangga seperti Jimny dan penggerak 4WD, model ini akan menggunakan sistem 4WD berbasis FR yang memanfaatkan sepenuhnya teknologi Daihatsu. Meski demikian, kendaraan ini dinyakini masih handal di medan berat. Hanya ada kelemahan dalam teknologi ini alias masih kalah dari Jimny namun secara gaya bisa setara.

    Mengenai powertrain, SUV baru Daihatsu ini akan tetap menggunakan mesin 660cc tiga silinder inline, ada kemungkinan hadir dengan turbo untuk memberikan torsi penuh ketika tanjakan. Kemungkinan opsi model lain masih belum jelas, namun dengan mesin ini SUV ini akan bersaing di pasar Jepang.

    CREATIVE TREND


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.