BMW Bangun Pabrik Baru di Cina, Investasi Rp 9,3 Triliun

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan memegang logo BMW untuk dipasang pada skuter BMW C Evolution di pabrik sepeda motor BMW di Berlin, Jerman, 23 Februari 2015. REUTERS/Fabrizio Bensch

    Seorang karyawan memegang logo BMW untuk dipasang pada skuter BMW C Evolution di pabrik sepeda motor BMW di Berlin, Jerman, 23 Februari 2015. REUTERS/Fabrizio Bensch

    TEMPO.CO, JakartaBMW Group akan berinvestasi sekitar US$620 juta (setara Rp9,3 triliun) untuk pembangunan pabrik baru di Shenyang, Provinsi Liaoning, Cina, dilansir kantor berita Xinhua, Jumat, 8 Mei 2020.

    Pabrik itu juga diproyeksikan menjadi pusat pengembangan dan manufaktur BMW secara global.

    Investasi itu digunakan untuk pembangunan gedung baru dari pabrik milik BMW Brilliance Automotive (BBA), perusahaan patungan antara BMW Group dengan China Automotive Holdings.

    Secara total, BMW berinvestasi 28,3 miliar yuan, dengan harapan dapat menuntaskan pembangunan pabrik pada 2022.

    Pada 27 Februari tahun ini, BBA genap memproduksi 3 juta unit mobil, ditandai dengan meluncurkan sebuah mobil plug-in hybrid dari jalur produksi di Shenyang.

    Cina merupakan pasar penjualan terbesar di dunia untuk BMW, yang menjual lebih dari 720.000 mobil pada 2019.

    Sejak peluncuran BBA pada 2003, BMW menginvestasikan lebih dari 52 miliar yuan di Shenyang dan menyelesaikan pembangunan dua pabrik kendaraan. Satu pabrik powertrain dan satu pusat penelitian dan pengembangan.


  • BMW
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.