Lockdown India Dilonggarkan, Dealer Mobil Mulai Dibuka

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Suzuki. wikipedia.org

    Logo Suzuki. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Sesuai pedoman Pemerintah India, sejumlah showroom atau dealer mobil di India telah diberikan izin beroperasi pasca-lockdown selama 45 hari. Kegiatan bisnis juga telah dibuka secara bertahap untuk wilayah yang berstatus zona hijau. Dilansir dari Rushlane.com, Maruti Suzuki telah membuka sekitar 600 showroom. Sementara Hyundai juga telah membuka 150 dealer dan 200 pusat layanan. Terbaru, ada Renault India yang juga ikut membuka dealernya.

    Renault India membuka dealer dengan syarat memperketat protokol kunjungan. Semua area, seperti area lounge pelanggan, area pamer dan kamar mandi dibersihkan. Bagian eksterior mobil juga disemprot dengan disinfektan dan dibersihkan secara berkala.

    Setiap pengunjung yang ingin masuk ke showroom akan diperiksa suhu tubuh dan ditawarkan pembersih tangan di pintu masuk. Masker dan sarung tangan juga menjadi kewajiban bagi pelanggan dan staf.

    Renault India tidak hanya merawat pelanggannya tetapi juga mendukung karyawannya selama periode yang sulit ini. Renault India memastikan bahwa tidak akan memutus hubungan kontrak dengan karyawan sekaligus tidak memotong gaji mereka.

    Selain itu, Renault juga akan memperkenalkan SUV kompak baru di India yang akan menyaingi Maruti Brezza dan Hyundai Venue. SUV baru ini dikabarkan bernama Renault Kiger.

    Sebelum pembukaan lockdown, Renault India menjangkau pelanggan dengan pemesanan online melalui skema ‘Book Online Pay Later’. Layanan itu memungkinkan pelanggan memesan kendaraan Renault secara online melalui situs web atau di Aplikasi My Renault tanpa membayar uang muka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.