Kritik Lockdown, Musk Akan Pindahkan Tesla Keluar dari California

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tesla Chief Executive Elon Musk, saat memperkalkan truk pick up listrik Cybertruck milik saat diperkenalkan untuk pertama kalinya.Truk listrik Cybertruck diharapkan produksinya akan dimulai sekitar akhir tahun 2021.Tesla/Handout via REUTERS

    Tesla Chief Executive Elon Musk, saat memperkalkan truk pick up listrik Cybertruck milik saat diperkenalkan untuk pertama kalinya.Truk listrik Cybertruck diharapkan produksinya akan dimulai sekitar akhir tahun 2021.Tesla/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala eksekutif Tesla Inc, Elon Musk, menulis di akun Twitter pribadinya, Sabtu, 9 Mei 2020, bahwa ia akan memindahkan kantor pusat dan program masa depan dari California ke Texas atau Nevada dalam waktu dekat ini. 

    "Jika kita bahkan mempertahankan aktivitas manufaktur Fremont sama sekali, itu akan tergantung (sp) pada bagaimana Tesla diperlakukan di masa depan," tulisnya di Twitter, merujuk pada fasilitas di daerah San Francisco Bay yang merupakan satu-satunya pabrik Tesla di Amerika Serikat. 

    Melalui cuitan, Musk juga menyentil pemerintah Alameda County, California, setelah departemen kesehatan setempat melarang produsen mobil listrik itu tidak boleh membuka kembali pabrik Fremont karena lockdown lokal untuk menekan penyebaran virus corona.

    Musk seperti dilaporkan Reuters, 9 Mei 2020, mengatakan kepada para karyawan pada hari Kamis, 7 Mei 2020, bahwa produksi terbatas akan dimulai kembali di Fremont pada Jumat sore, 8 Mei 2020.

    Gubernur California, Gavin Newsom, mengatakan pada hari Kamis bahwa produsen otomotif di negara bagian akan diizinkan untuk membuka kembali aktivitasnya. Tetapi kota Alameda, di mana pabrik itu berada, dijadwalkan tetap tutup sampai akhir Mei dengan hanya bisnis-bisnis penting yang diizinkan untuk dibuka kembali.

    Seorang pejabat kota Almaeda mengatakan pada hari Jumat bahwa departemen kesehatan telah melakukan banyak diskusi dengan perusahaan dan merekomendasikan agar Tesla menunggu setidaknya satu minggu lagi untuk memantau tingkat infeksi dan membahas cara-cara yang aman dalam melanjutkan produksi.

    Musk, yang berdebat dengan para pejabat California pada bulan Maret mengenai apakah Tesla harus menghentikan produksi di Fremont, telah mengkritik kebijakan lockdown dan himbauan agar tetap di rumah. Ia menyebut dua hal tersebut sebagai "risiko serius" untuk bisnis AS dan "tidak konstitusional."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto