Larangan Mudik, Penjualan Aksesoris Mobil Roof Box Anjlok

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi roof box. (Puri Motor)

    Ilustrasi roof box. (Puri Motor)

    TEMPO.CO, Jakarta - Larangan mudik tidak hanya merugikan perusahaan otobus maupun travel, penjual aksesoris mobil merasakan dampaknya. Aksesoris roof rack atau roof box kehilangan peminat karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama pandemik COVID-19.

    Ronny Alexander selaku General Manager PT Sole Indotrade pemilik merek Whale mengatakan bahwa penjualan mereka turun drastis pada menjelang lebaran tahun ini. "Kondisi penjualan saat ini menurun drastis ya dibanding tahun sebelumnya. Saat ini mudik dilarang. Saat ini penjualan turun 95 persen dibanding tahun lalu untuk musim lebaran ini," ungkap Ronny Alexander kepada Antara, Senin 11 Mei 2020.

    Menurut Ronny, penjualan roofbox biasanya selalu meningkat setiap tahun, terutama pada waktu menjelang musim mudik. "Biasanya tiap tahun penjualan roofbox sangat baik dari 500 unit sebulannya. Tahun ke tahun selalu naik peminatnya, mengingat juga Whale merupakan Roofbox yang sudah teruji kualitasnya dengan harga ekonomis," kata dia.

    Kendati demikian, perusahaan itu punya strategi untuk memasarkan produk selama pandemik. PT Sole Indotrade yang berlokasi di Jati Warna Bekasi, Jawa Barat itu membuka berbagai program spesial. "Kami ada promo untuk bulan ini, ada cashback Rp300 ribu lalu ada pemasangan gratis untuk wilayah Jabodebek," lanjut dia.

    "Model Overlander 650 liter yang paling laris, di kisaran Rp6,75 juta. Lalu ada model Lewa 550 liter di harga Rp5,7 juta," jelas dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.