Presiden Trump Desak Pejabat Alameda Beri Izin Buka Pabrik Tesla

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melintas di kawasan Pabrik mobil listrik Tesla yang tengah dibangun di Shanghai, Cina 18 Oktober 2019. Pabrik yang diberi nama Gigafactory 3 ini rencananya mulai beroperasi Oktober 2019. REUTERS/Aly Song

    Pekerja melintas di kawasan Pabrik mobil listrik Tesla yang tengah dibangun di Shanghai, Cina 18 Oktober 2019. Pabrik yang diberi nama Gigafactory 3 ini rencananya mulai beroperasi Oktober 2019. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mendesak otoritas Alameda County agar memberikan izin kepada Tesla untuk membuka kembali pabrik perakitannya di California. Trump tampak setuju dengan upaya Bos Tesla, Elon Musk yang menentang kebijakan lockdown lokal di Alameda.

    "California harus membiarkan Tesla & @elonmusk membuka pabrik, selarang. Itu bisa dilakukan dengan Cepat dan Aman,” tulis Trump di akun twitternya seperti dikutip dari Reuters, Rabu, 13 Mei 2020.

    Musk menanggapi cuitan itu dengan mengucapkan terima kasih. Pabrik Tesla di Fremont sendiri tampak sudah mulai beraktivitas. Itu bisa dilihat dari tempat parkir karyawan yang kosong pada hari Jumat namun sudah terisi pada hari Selasa waktu setempat.

    Sejumlah Truk juga terlihat keluar-masuk di halaman pabrik. Selain itu terlihat pula sejumlah pekerja mengenakan topeng atau masker pelindung wajah.

    Sebelumnya Tesla sempat menggugat otoritas Alameda County yang tidak setuju rencana pembukaan pabrik. Alasannya Tesla melampaui apa yang disebut operasi dasar minimum saat lockdown. Pihak alameda juga telah memberi tahu perusahaan itu untuk tidak beroperasi tanpa rencana yang disetujui pemerintah daerah.

    Seorang pejabat kesehatan Alameda mengatakan bahwa wilayahnya telah meminta semua produsen, termasuk Tesla, untuk menunda operasi setidaknya satu minggu untuk memantau tingkat infeksi dan ruang rawat inap.

    Alameda County Supervisor, Scott Haggerty mengatakan kepada New York Times pada hari Sabtu, bahwa Alameda telah bekerja untuk mengizinkan Tesla melanjutkan operasi pada 18 Mei 2020. Pada hari itu, kata dia, sejumlah produsen mobil AS juga telah diizinkan untuk melanjutkan produksi di negara lain. Haggerty menilai Elon Musk keliru mengartikan apa yang dia katakan kepada media.

    Tesla sendiri telah merilis rencana untuk menjaga karyawan saat kembali ke pabrik. Langkah-langkah itu meliputi pemeriksaan suhu, pemasangan penghalang untuk memisahkan area kerja dan peralatan pelindung untuk pekerja. Protokol itu serupa dengan yang dibuat oleh General Motors, Ford, dan Fiat Chrysler.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin juga ikut mendesak agar Tesla segera diberi lampu hijau beroperasi. Begitu pun Gubernur California, Gavin Newsom dalam beberapa kesempatan meminta agar Alameda County agar mengizinkan pabrik Tesla dibuka kembali.

    WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.