Tips Merawat Mobil agar Tetap Prima di Masa PSBB ala Mitsubishi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Xpander Cross. TEMPO/Wira Utama

    Mitsubishi Xpander Cross. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama masa pandemi virus corona, sebagian mobil terpaksa harus diparkir di garasi. Lama tak digunakan, ternyata bisa membuat performa mobil terganggu. Head of After Sales dan CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto menjelaskan beberapa saran tentang bagaimana mengecek dan merawat kendaraan di rumah. Mulai dari tips mengecek oli mesin hingga memastikan komponen mobil agar tidak menjadi santapan tikus.

    Pertama, jangan lupa cek oli mesin. Adapun tipsnya, lakukan pengecekan di tempat yang rata atau datar. Hindari mengecek oli mobil dalam kondisi miring atau sedang terparkir di tanjakan atau turunan.

    Kedua, Air Radiator. Pastikan airnya dalam kondisi cukup atau aman. Ketiga, disarankan untuk menyalakan mesin paling tidak tiga hari sekali.

    "Durasi menyalakan mesin bisa 10-15 menit. Lebih bagus juga kalau bisa dibawa keluar (minimal keliling kompleks) sekaligus mengganti posisi tapak ban saat diparkir kembali,"ujar Budi dalam video conference, Kamis, 14 Mei 2020.

    Saat dinyalakan sebaiknya RPM dijaga pada putaran 1.500. Putaran mesin itu dianggap ideal untuk menjaga performa baterai dalam menyimpan tenaga listrik. "Sebelum dinyalakan, sebisa mungkin posisi knalpot menghadap keluar, jangan ke tembok rumah,"ujarnya.

    Kemudian tangki bahan bakar diupayakan dalam kondisi penuh. Itu untuk menghindari udara yang terjebak dalam tangki yang bisa menyebabkan kondensasi udara menjadi air. "Jika ada kandungan air apalagi banyak, tentu bisa mengganggu kinerja bahan bakar dan menjalar ke mesin mobil,"ujarnya.

    Takanan angin juga perlu dijaga untuk menjaga performa ban. Idealnya bisa diukur sendiri sesuai dengan standar atau kebutuhan ban itu sendiri. Bisa juga menggunakan alat parkir khusus seperti Jack Stand Car. Itu semua untuk menghindari bentuk ban menjadi flat akibat kelamaan terparkir.

    "Sebisa mungkin juga parkir di tempat rata,"ujarnya.

    Tak sampai di situ, dalam kondisi harus memarkir mobil pada waktu yang lama, Budi menyarankan agar tidak mengaktivkan rem tangan atau Parking Break. Alasannya, komponen seperti kampas rem bisa macet karena terlalu lama melengket.

    "Untuk matik bisa shift P aja, kalau manual cukup pakai gigi 1 dibantu dengan ganjal di ban," ucapnya.

    Terakhir, waspadai tikus. Sebab ada sejumlah komponen mobil yang mudah dijangkau oleh tikus. Kasus ini sudah terjadi pada konsumen Mitsubishi. "Ada yang melaporkan kalau tikus masuk ke bagian mesin. Jadi untuk menghindari itu, cukup mobilnya aja di cuci bersih atau bisa dibantu produk aftermarket anti rad. Bisa juga pakai kapur barus," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.