Diluncurkan 2004, Penjualan Daihatsu Xenia Capai 670 Ribu Unit

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daihatsu Xenia Sport yang ditampilkan di ajang GIIAS 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    Daihatsu Xenia Sport yang ditampilkan di ajang GIIAS 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan Daihatsu Xenia diklaim sudah menembus angka 640 ribu unit sepanjang 16 tahun mengaspal di Indonesia. Di tengah hantaman pandemi corona, Xenia juga masih konsisten di zona tiga besar.

    "Kami bersyukur, walaupun sudah 16 tahun sejak pertama kali diluncurkan pada 2004, di segment MPV Low, Daihatsu Xenia masih tetap dipercaya dan menjadi yang terlaris ke-3 dipilih oleh masyarakat Indonesia per YTD (year to date) April 2020,” ujar Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, Rabu, 20 Mei 2020.

    Adapun data penjualan ritel Daihatsu pada periode Januari -April 2020 telah mencapai 44.346 unit dengan penurunan sekitar 26,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Walaupun terjadi penurunan secara volume, penjualan Daihatsu dalam empat bulan mengalami kenaikan pangsa pasar menjadi 18,2 persen. Kontribusi terbesar datang dari segmen Low MPV. Tercatat, penjualan ritel hingga 4 bulan pada tahun ini, mencapai 20,8 persen dari total pasar otomotif Tanah Air.

    Pada periode yang sama, Daihatsu Xenia menjadi mobil MPV Low terlaris ke-3 yang telah terjual lebih dari 5.000 unit. Angka itu meraih pangsa pasar sekitar 10,1 persen dalam kurun waktu tersebut.

    Capaian itu diklaim membuktikan Xenia tetap dipercaya menjadi salah satu mobil MPV terbaik pilihan keluarga dan masyarakat Indonesia. Ya, sejak diluncurkan pada 2004 hingga April 2020, Daihatsu Xenia telah terjual lebih dari 670 ribu unit dan menjadi model paling favorit di Indonesia.

    Yak heran banyak pemain memasuki segmen ini. Terbukti pada tahun 2004 hanya ada 2 merek, namun sekarang terdapat 7 merek yang bersaing di segmen ini.

    WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.