Mercedes-Benz Punya Teknologi Baru di Bagian Setir Mobil

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teknologi baru setir Mercedes-Benz. Sumber: carscoops.com

    Teknologi baru setir Mercedes-Benz. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, JakartaMercedes-Benz E-Class Coupe 2021 akan memulai debutnya dengan desain kemudi baru yang menampilkan deteksi hands-off kapasitif.

    Di tepi setir terdapat sensor dua zona yang mendeteksi apakah tangan Anda memegang roda atau tidak. Ini berarti bahwa pengemudi tidak perlu lagi terlibat aktif dengan stir agar sistem bantuan mengetahui siapa yang memegang kendali.

    Tujuannya adalah untuk membuat mengemudi semi-otonom di E-Class lebih mulus, sementara juga menandai langkah lain menuju mengemudi full otonom. Selain itu, setir baru ini juga akan digunakan pada S-Class generasi berikutnya.

    Sensor diposisikan langsung di bawah kulit atau penutup kayu, dan memiliki dua permukaan sensor. Menyentuh setir secara otomatis menyebabkan perubahan kapasitansi, yang diubah menjadi sinyal digital oleh unit kontrol. Sementara itu, sensor juga dapat mendeteksi berbagai jenis sentuhan, seperti ambil penuh atau sentuhan parsial.

    Jadi ketika nilai yang diukur melebihi ambang kontak tertentu dapat dikenali sebagai sentuhan. Selain itu, jika tangan Anda tidak berada pada setir sama sekali, urutan peringatan dimulai, yang akhirnya mengaktifkan Emergency Stop Assist jika pengemudi tetap tidak responsif.

    “Di E-Class Coupe dan Cabriolet, setir baru tersedia dalam dua versi dengan bahan kulit. Dengan setir kemudi multifungsi standar, ketiga jari-jari membentuk pola berwarna hitam mengkilap yang diilhami oleh bunga-bunga Callas yang elegan. Permukaan kontrol terletak di pinggir. Dalam versi "Supersport" dengan AMG Line, permukaan kontrol terletak pada dua spoke bertingkat yang mengingatkan pada mur setir sayap mobil sport,” dalam keterangan Mercedes.

    Adapun permukaan operasi untuk kluster instrumen dan tampilan media , mereka dirancang untuk menahan suhu lebih dari 100 derajat Celcius (212 derajat Fahrenheit). Semua sentuhan direkam dan dievaluasi oleh sensor kapasitif, yang kemudian memungkinkan apa yang pembuat mobil sebut operasi intuitif melalui gerakan menggesekkan atau menekan simbol.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.