Tips Menjaga Kondisi Mobil Selama Pandemi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mobil berwarna putih. (Hyundaimobil.co.id)

    Ilustrasi mobil berwarna putih. (Hyundaimobil.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19) penggunaan kendaraan pun berkurang secara drastis. 

    Namun demikian, sangatlah penting untuk tetap menjaga kondisi dan performa kendaraan untuk menghindari kerusakan-kerusakan permanen yang dapat terjadi ketika kendaraan sedang di berada rumah. 

    Berikut beberapa tips dan trik dari PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR) yang dapat dilakukan oleh pemilik kendaraan agar tetap bisa menjaga performa kendaraan selama PSBB.

    1. Menyalakan Mesin Kendaraan

    Aki kendaraan akan habis dengan seiringnya waktu, karena walaupun kendaraan dalam kondisi mati beberapa fitur elektronik akan tetap hidup untuk memonitor kondisi kendaraan tersebut.

    Untuk menghindari terjadinya kerusakan pada aki kendaraan, ada baiknya jika mesin kendaraan dinyalakan setidaknya dua minggu sekali. 

    Menyalakan mesin kendaraan setidaknya dua minggu sekali tidak hanya membantu menjaga kondisi aki kendaraan, tetapi juga akan mencegah mesin dan mekanisme lainnya mengering.

    Jika kendaraan didiamkan terlalu lama, maka oli kendaraan dapat mengendap, cairan terpisah, dan segel-segel yang berfungsi sebagai pengunci atau penutup katup dapat mulai mengering dan akan menyebabkan kerusakan. 

    Dengan menyalakan mesin, meskipun hanya untuk sejenak dapat membantu menjaga sirkulasi cairan dan memastikan semua bagian yang bergerak seperti transmisi, rem, dan sebagainya, tetap terlumasi dengan baik.

    2. Menjaga Kebersihan Kendaraan

    Anda harus memastikan kendaraan dibersihkan sedikitnya tiga kali dalam seminggu. 

    Untuk mobil, Anda dapat menyalakan AC untuk membersihkan partikel debu yang ada di dalam mobil. 

    Sebaiknya, Anda juga membersihkan bagian luar kendaraan dan bagian dalam secara menyeluruh untuk menghindari bau, bakteri, dan karat.

    3. Disinfeksi Bagian Kendaraan yang Sering Disentuh

    Untuk membantu mengurangi penyebaran Covid-19, setelah membersihkan kendaraan Anda, sangat disarankan untuk menggunakan desinfektan pada area yang sering disentuh saat menggunakan kendaraan. 

    Area yang sering disentuh termasuk pintu, kaca spion, dashboard, kursi, sandaran lengan di mobil, sabuk pengaman, dan rem tangan. 

    Isopropyl Alcohol adalah kandung desinfektan yang terbukti efektif dan aman digunakan pada sebagian besar permukaan interior mobil untuk menghilangkan noda serta membunuh bakteri dan virus.

    4. Pastikan Kendaraan Memiliki Bahan Bakar yang Memadai 

    Anda perlu memastikan bahan bakar kendaraan Anda dalam kondisi penuh, untuk menghindari kondensasi di dalam tangki bahan bakar karena ruang kosong. Kondensasi di dalam tangki dapat menyebabkan karat, karena itu bahan bakar penuh dapat membantu mencegah karat dan penguapan. 

    Terlepas dari jumlah bahan bakar, kondisi oli juga sangatlah penting untuk kendaraan Anda. 

    Jika memungkinkan di saat mengisi bahan bakar, Anda juga mengganti oli kendaraan untuk memastikan kondisi kendaraan akan tetap maksimal.

    Pemilihan bahan bakar juga penting untuk menjaga kondisi kendaraan. Menggunakan bahan bakar yang tidak tepat bisa menyebabkan penumpukan kotoran hingga berkerak dan berujung performa mesin menurun. 

    Kotoran berupa endapan berbahaya pada mesin mobil dapat membuat suara mesin menjadi kasar serta meningkatkan konsumsi bahan bakar. Pastikan kendaraan Anda menggunakan bahan bakar yang mampu bantu melindungi mesin kendaraan.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.