Krisis Keuangan, Geneva Motor Show Terancam Ditunda hingga 2022

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model berpose disamping mobil baru Fiat 560 dalam acara International Motor Show ke-87 di Palexpo, Genewa, Swiss, 7 Maret 2017. REUTERS/Arnd Wiegmann

    Model berpose disamping mobil baru Fiat 560 dalam acara International Motor Show ke-87 di Palexpo, Genewa, Swiss, 7 Maret 2017. REUTERS/Arnd Wiegmann

    TEMPO.CO, Jakarta - Geneva Motor Show 2020 resmi dibatalkan karena pandemi virus corona, sebagai gantinya panitia kemudian menggeser jadwal ke tahun 2021. Masalah lain muncul, kabarnya rencana itu kembali batal karena masalah keuangan.

    Seperti dilansir dari motor1, menurut siaran pers yang diterbitkan oleh penyelenggara, situasi keuangan mereka telah melemah secara signifikan.

    Untuk mendapatkan dana, Organisasi Internationale des Constructeurs d'Automobiles (OICA) harus mengambil pinjaman dari pemerintah Jenewa. Rencana pinjaman itu berjumlah sekitar 17 juta USD atau Rp 250,5 miliar.

    Sayangnya, rencana itu mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Tak terkecuali para peserta pameran yang bersikukuh menolak pinjaman dan mendesak OICA untuk merencanakan edisi Geneva Motor Show berikutnya pada tahun 2022.

    Akibat pembatalan Geneva Motor Show tahun ini, berdampak pada perekonomian Swiss. Seperti diketahui, Geneva Motor Show adalah salah satu pameran otomotif yang paling ditunggu, dengan rata-rata jumlah pengunjung 600.000 dan 10.000 jurnalis dari seluruh dunia yang hadir.

    WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.