Mobil James Bond Aston Martin DB5 1964 Akan Diproduksi Kembali

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aston Martin DB5 tahun 1964 dianggap sebagai mobil James Bond yang paling dikenal sepanjang masa. Mobil ini muncul di film Goldfinger, kemudian Thunderball, GoldenEye, Casino Royale dan Tomorrow Never Dies. Yahoo.com

    Aston Martin DB5 tahun 1964 dianggap sebagai mobil James Bond yang paling dikenal sepanjang masa. Mobil ini muncul di film Goldfinger, kemudian Thunderball, GoldenEye, Casino Royale dan Tomorrow Never Dies. Yahoo.com

    TEMPO.CO, Jakarta - - Pabrikan mobil mewah Inggris, Aston Martin, memberikan kejutan untuk penggemarnya dengan menyatakan akan merilis kembali Aston Martin DB5, yakni mobil ikonis dalam film James Bond.

    Aston Martin DB5 terakhir kali keluar dari jalur produksi pada 55 tahun lalu dari lini produksi Newport Pagnell di Buckinghamshire, kata perusahaan dalam siaran pers hari ini.

    Kendati demikian, Aston Martin hanya akan memproduksi DB5 dalam jumlah terbatas, yakni DB5 Goldfinger, model yang digunakan James Bond pada seri "Goldfinger" yang tayang pada 1964.

    Mobil itu sedang dibuat oleh perusahaan dan akan dikirimkan kepada pelanggan mulai semester kedua 2020.

    Upaya merilis kembali mobil-mobil ikonik merupakan strategi Aston Martin di bawah pimpinan baru Tobias Moers, mantan pimpinan Mercedes AMG.

    Tobias Moers menyatakan ingin meneruskan warisan legendaris Aston Martin namun dengan cara baru yang berbeda.

    Menurut perusahaan, DB5 Goldfinger dijual 2,75 juta pound (Rp49,5 miliar).

    Mobil itu hanya akan tersedia dalam satu warna, yakni perak, seperti aslinya dalam film James Bond.

    Menggunakan sasis baja, mobil itu memakai mesin enam silinder 4.000 cc, dan masih menggunakan pembakaran karburator.

    Aston Martin DB5 Goldfinger digerakkan transmisi manual dengan penggerak roda belakang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.