Produksi Global Mitsubishi Turun, Ekspor dari Indonesia Meningkat

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Motors memulai ekspor perdana Mitsubishi Xpander ke Filipina melalui Indonesia Kendaraan Terminal-IPC Car Terminal, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, 25 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Mitsubishi Motors memulai ekspor perdana Mitsubishi Xpander ke Filipina melalui Indonesia Kendaraan Terminal-IPC Car Terminal, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, 25 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Produksi kendaraan bermerek Mitsubishi sepanjang empat bulan pertama tahun ini anjlok 78,9 persen seiring dengan penurunan produksi secara global, termasuk pabrik Jepang.

    Berdasarkan siaran pers Mitsubishi Motor, produksi model bermerek Mitsubishi anjlok 78,9 persen menjadi 368.019 unit. Adapun produksi di Jepang turun 85,2 persen menjadi 178.933 unit, dan produksi di luar Jepang termasuk Indonesia turun 73,7 persen menjadi 189.086 unit.

    Di Indonesia, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) produksi model Mitsubishi sepanjang empat bulan pertama tahun ini juga turun, yakni 32 persen menjadi hanya 45.873 unit.

    Pabrik Mitsubishi di Indonesia melakukan penangguhan produksi seiring dengan penerapan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hingga 4 Juni 2020.

    Beberapa model yang diproduksi Mitsubishi Motor di Pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha ini hanya mencakup dua model, yakni Mitsubishi Xpander, dan Nissan Livina.

    Meski produksi turun, ekspor Mitsubishi Motors dari Indonesia tercatat meningkat selama empat bulan pertama tahun ini, yakni sebesar 6 persen menjadi 18.661 unit.

    Padahal, ekspor Mitsubishi secara global mengalami penurunan signifikan 79,3 persen menjadi hanya 105.436 unit.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.