Scania Merumahkan 5.000 Karyawannya, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk Scania

    Truk Scania

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembuat truk Swedia, Scania akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 5.000 karyawan secara global, yang disebabkan penurunan pendapatan imbas COVID-19.

    Kepala Eksekutif Scania, Henrik Henriksson dilansir Reuters pada Senin 1 Juni 2020 mengatakan bahwa akan meninjau ribuan posisi manajemen di kantor pusatnya di Swedia, kemudian meninjau kembali posisi-posisi lainnya di jaringan global mereka.

    "Penilaian kami adalah bahwa hal itu akan memakan waktu lama sebelum permintaan pasar mencapai tingkat yang sama seperti sebelum krisis. Oleh karena itu kami perlu menyesuaikan organisasi dengan situasi baru," kata Henriksson.

    Ia mengatakan, peninjauan utamanya akan dilakukan pada lini industri yang terlalu "gemuk", atau terlalu banyak tenaga kerja.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.