Wabah Corona, Penjualan Mobil di Spanyol Mei 2020 Turun 72 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Nissan terlihat melalui pagar di pabrik Nissan di Zona Franca selama wabah virus corona baru (Covid-19) di Barcelona, Spanyol, 26 Mei 2020. REUTERS / Albert Gea / File Photo

    Logo Nissan terlihat melalui pagar di pabrik Nissan di Zona Franca selama wabah virus corona baru (Covid-19) di Barcelona, Spanyol, 26 Mei 2020. REUTERS / Albert Gea / File Photo

    TEMPO.CO, MadridPenjualan mobil di Spanyol sepanjang Mei 2020 anjlok 72,7 persen tahun-ke-tahun dibanding periode yang sama tahun 2019. Angka tersebut didasarkan pada data yang diterbitkan oleh asosiasi produsen mobil Spanyol (Anfac), asosiasi penjualan (Ganvam) dan ruang pamer (Faconauto), seperti dikutip dari Kantor Berita Xinhua, 2 Mei 2020.

    Mei 2020, total 34.337 unit kendaraan terjual di Spanyol. Merosot jauh dibandingkan dengan 125.623 unit yang terjual pada Mei 2019.

    Penurunan penjualan pada Mei merupakan lanjutan dari penurunan tajam sebesar 96,5 persen pada bulan sebelumnya ketika hanya 4.163 mobil baru dijual di Spanyol. Penurunan penjualan ini dipicu karena ruang pamer (showroom) terpaksa ditutup sebagai bagian dari upaya pemerintah Spanyol untuk menghentikan penyebaran virus corona baru (Covid-19).

    Untuk lima bulan pertama tahun 2020, hanya 257.202 kendaraan terjual, turun 54,2 persen secara tahunan dari periode yang sama tahun 2019.

    Pengumuman penjualan pada Mei ini hanya beberapa hari setelah produsen mobil Jepang Nissan secara resmi mengumumkan akan menutup pabriknya di Barcelona.

    Penutupan pabrik Nissan ini berimbas pada pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 3.000 pekerja. Pengumuman penutupan pabrik perakitan ini juga memicu gelombang demonstrasi di Barcelona oleh pekerja yang terancam PHK.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.