Meluncur di Thailand, Kapan New Toyota Fortuner ke Indonesia?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Fortuner 2020. Toyota

    Toyota Fortuner 2020. Toyota

    TEMPO.CO, Jakarta - Toyota Fortuner terbaru resmi meluncur di Thailand pada Kamis 4 Juni kemarin. Di Indonesia, Toyota Astra Motor masih menutup informasi ihwal kapan membawa produk baru itu ke Tanah Air.

    "Saya belum bisa komentar kalau produk baru. Apalagi itu juga masih di negara lain,"kata Direktur Marketing TAM, Anton Jimmi Suwandy saat dihubungi, Jumat 5 Juni 2020.

    New Fortuner yang meluncur di Thailand tersedia dalam dua varian, standar dan legender (premium). SUV jsgoan Toyota ini mendapat grill depan yang lebih besar dan tegas. Desain bumper depan juga lebih garang dengan trim perak.

    Tak ketinggalan, lampu LED DRL dan bezel foglight yang memberikan tampilan Fortuner baru ini lebih modern. Di bagian belakang juga disematkan lampu LED model baru dan velg 18 inci yang stylish.

    Untuk varian top-of-the-line dijuluki Legender, varian ini mendapat aerokit depan dan belakang, lampu LED yang direvisi dengan lampu daytime running LED terintegrasi, plus velg 20 inci dengan warna dual tone .

    Di Thailand, Fortuner baru ini ditawarkan dengan harga mulai 1.564.000 baht atau sekitar Rp 698,5 juta untuk varian standar hingga yang paling mahal 1.839.000 baht atau Rp 821,5 juta untuk trim 2.8 Legender 4WD AT. Mobil ini dilengkapi garansi kendaraan selama 5 tahun atau 150.000 kilometer dan servis gratis hingga 100.000 kilometer

    Fortuner baru ini dibekali .esin 2.4 liter turbo-diesel. Di atas kertas mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar yakni 150 PS dengan torsi 400 Nm. Baik mesin 2.8 liter maupun mesin 2.4 liter dikawinkan dengan transmisi otomatis enam percepatan dengan sistem penggerak 4WD.

    WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.