Mitsubishi Xpander dan L300 Alami Kenaikan Harga Mulai Rp 1 Juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Xpander MY 20.

    Mitsubishi Xpander MY 20.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menaikkan harga untuk model kendaraan niaga L300 serta Mitsubishi Xpander pada bulan ini sebagai upaya perusahaan dalam menyikapi dampak ekonomi akibat virus corona atau Covid-19.

    Dikutip dari laman Mitsubishi Indonesia, Jumat 5 Juni 2020, mobil niaga ringan L300 kini dibanderol Rp191,5 juta untuk varian standar, Rp192 juta varian Pick Up Flat Bed, dan model Cab Chasiss dijual Rp187 juta.

    Sebelumnya, ketiga varian tersebut dijual dengan harga masing-masing senilai Rp190,5 juta, Rp191 juta, dan Rp186 juta. Kenaikan harga berkisar Rp1 juta.

    Sementara itu, Xpander mengalami kenaikan harga dalam rentang Rp2 juta sampai dengan Rp3 juta tergantung varian. Adapun, varian Sport dan Ultimate masing-masing terkerek Rp2,8 dan 3 juta.

    Mitsubishi L300 sedang diservis di dealer 3S Suryaputra Sarana, di jalan Gatot Subroto, Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis, 8 Agustus 2019. TEMPO/Wira Utama

    Xpander memiliki 8 varian dengan dua pilihan transmisi manual dan otomotis. Model tertinggi, yakni Xpander Ultimate dibanderol Rp275,1 juta, sedangkan varian GLX bertransmisi manual dijual seharga Rp217,8 juta.

    Selain itu, perusahaan juga menaikkan harga Xpander Cross. Khusus tipe reguler naik Rp2 juta, sementara varian Premium Package naik Rp3 juta.

    Xpander memiliki tiga varian pilihan, pertama Xpander Cross M/T yang kini menjadi Rp272,7 juta, Cross A/T dibanderol Rp282,7 juta, dan Cross Premium Package A/T dijual Rp292,7 juta.

    Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI, beberapa waktu lalu mengatakan penyesuaian harga kerap dilakukan perusahaan otomotif karena dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain kenaikan biaya produksi ataupun karena pelemahan rupiah.

    “Penyesuaian harga juga kadang-kadang dilakukan karena adanya penambahan spesifikasi dan fitur. Ada pula karena faktor kenaikan bahan bakar minyak [BBM]. Hal-hal itu yang mendorong penyesuaian harga harus dilakukan,” ujarnya.

    Dia juga menyatakan penyesuaian harga merupakan salah satu bagian dari strategi bisnis dan kompetisi perusahaan. Meski harus menaikkan harga jual, Mitsubishi memastikan hal itu tetap memperhitungkan nilai terbaik kepada para pelanggan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto