Mengenal Fungsi Fitur Tire Pressure Monitoring System

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS) pada mobil Wuling. (Wuling.id)

    Fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS) pada mobil Wuling. (Wuling.id)

    TEMPO.CO, JakartaMobil kelas menengah atas terkini banyak yang dilengkapi dengan fitur untuk memonitor tekanan angin ban atau tire pressure monitoring system. Fitur ini tervisualisasi pada layar Multi Information Display.

    Dilansir dari situs Wuling.id, fitur ini biasanya digambarkan dengan simbol mobil dengan di sisi masing-masing ban terdapat informasi tekanan ban. Tekanan angin pada ban mobil memang seharusnya dicek secara rutin. Bila berkurang sedikit saja, efek yang ditimbulkan bisa banyak. Mulai dari performa yang kurang maksimal, ban cepat aus hingga borosnya penggunaan bahan bakar.

    Mengecek secara rutin tekanan angin ban juga merupakan salah satu langkah untuk keamanan berkendara di jalan. Ini menghindari Anda dari potensi pecah ban secara tiba-tiba. Nah, di sinilah peran dari fitur TPMS itu sendiri.

    Bila mobil Anda telah dibekali fitur TPMS artinya Anda tak perlu repot pergi ke tempat ban atau pom bensin untuk sekadar mengecek tekanan anginnya. Informasi terkini soal tekanan angin ban bisa Anda cek setiap saat pada layar MID mobil.

    Bila memang kurang, segeralah pergi ke bengkel untuk mengisinya sesuai dengan anjuran pabrikan. Agar tak mengisi tekanan angin secara asal-asalan, Anda dapat melihatnya di bagian pintu sebelah kanan pengendara. Di situ terpampang jelas soal berapa tekanan angin ban ideal pada mobil bila kondisi kosong ataupun penuh.

    TPMS sendiri memiliki dua tipe, yakni langsung dan tidak langsung. Pada TPMS langsung, menggunakan sensor yang dapat memantau tekanan angin di setiap ban. Sensor ini juga bisa membaca suhu pada ban. Menerapkan teknologi tanpa kabel, TPMS langsung akan mengirimkan data yang dibaca ke modul kontrol yang nantinya diteruskan ke cluster instrument.

    Berbeda dengan TPMS langsung, TPMS tidak langsung tak menggunakan sensor di pelek ataupun roda. TPMS mengusung sensor kecepatan roda untuk mengukur laju perubahan setiap roda yang termuat oleh sistem komputer. Nantinya, bila sebuah ban terindikasi memiliki tekanan yang berkurang, maka akan diteruskan ke instrumen kluster.

    Fitur ini memang tergolong sebagai fitur canggih, jadi tak semua mobil dibekali oleh TPMS. Fitur ini pun dapat menghindari kejahatan yang berpura-pura mengatakan ban mobil kempes, karena Anda sudah bisa mengeceknya langsung di layar MID pada dasbor mobil.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.