Renault Triber Dijual Rp 178 Juta Mulai Dikirim ke Konsumen

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Renault Triber resmi diperkenalkan di GIIAS 2019. Sudah bisa dipesan dengan tanda jadi Rp 3 juta. 18 Juli 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    Renault Triber resmi diperkenalkan di GIIAS 2019. Sudah bisa dipesan dengan tanda jadi Rp 3 juta. 18 Juli 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Jakarta - Maxindo Renault Indonesia, mulai mendistribusikan Renault Triber kepada konsumen lewat jaringan diler Andalan Grup. Sejak awal Juni 2020, Renault Andalan di Bandung telah mengirim lebih dari 10 unit Triber tipe RXZ MT ke konsumen.

    "Setelah ditunggu-tunggu, Triber akhirnya sampai di Indonesia dan kami langsung mengirim ke konsumen yang telah memesan mobil ini saat peluncuran," ujar Afandi, branch manager Renault Andalan Bandung dalam keterangannya, Senin 8 Juni 2020.

    Menurut dia, antusiasme konsumen untuk membeli Triber cukup tinggi di tengah pandemi COVID-19. Sebab, kata dia, masyarakat saat ini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk mencegah penyebaran virus jika terpaksa keluar rumah.

    Dia menilai, Triber siap bersaing dengan berbagai jenis mobil, mulai dari LCGC, city car dengan harga di bawah Rp200 juta. Bahkan, secara fitur, Triber bisa bersaing dengan MPV bawah (low MPV) seperti Toyota Avanza dan Honda Mobilio.

    Mobil itu, kata dia, dibekali fitur engine start/stop button, fitur keselamatan empat titik airbag, dan AC hingga baris ketiga. Harga Triber juga kompetitif, mulai Rp172 juta. "Selain Triber, kami juga mendistribusikan New Kwid Climber dengan harga mulai Rp158 juta," kata dia.

    Saat ini, Andalan Group, kelompok usaha diler otomotif nasional, sudah membuka dua gerai Renault, yakni di Bandung, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.