Pembalap Wanita Ini Memilih Pindah Karir Jadi Artis Film Dewasa

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap supercar touring di Australia Renee Gracie memilih pindah karir menjadi artis film dewasa. Sumber: carscoops.com

    Pembalap supercar touring di Australia Renee Gracie memilih pindah karir menjadi artis film dewasa. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang dipaksa oleh keadaan untuk berpindah karier beberapa kali selama hidup mereka, tetapi hanya sedikit yang dapat mengalami transisi karier yang lebih ekstrem daripada Renee Gracie. Ia adalah pembalap wanita supercar touring di Australia yang telah menyerah pada mimpinya untuk berlomba di IndyCar dan NASCAR dan memilih menjadi pemain dalam film dewasa.

    Renee Gracie mengumumkan bahwa ia berhenti dari karir balapnya selama tujuh tahun setelah kehilangan gairah. Wanita berusia 25 tahun ini sekarang memerkan keseksiannya di situs berlangganan dewasa. "Itu adalah hal terbaik yang telah saya lakukan sepanjang hidup saya," kata Gracie dalam wawancara eksklusif dengan The Daily Telegraph.

    “Itu telah menempatkan saya pada posisi keuangan yang tidak pernah saya impikan dan saya benar-benar menikmatinya. Saya baik-baik saja dengan apa pun yang mereka inginkan untuk memanggil saya. Saya menghasilkan uang yang cukup dan saya merasa nyaman dengan tempat saya sekarang, ” ia menambahkan.

    Dia mulai memposting video dewasa di dunia maya tahun lalu dan menghasilkan AU$ 3.000 atau Rp 29,4 juta di minggu pertamanya. Sekarang, mantan pembalap itu mengklaim bahwa ia menghasilkan hingga AU $ 25.000 atau Rp 245,2 juta per minggu dari karir barunya, sangat jauh dibandingkan hasil dari selama tujuh tahun balap.

    Gracie, yang pada tahun 2015 bermitra dengan Simona de Silvestro dalam Ford FG X Falcon yang dijalankan oleh Prodrive Racing Australia di Bathurst 1000, mengatakan ia tidak mendapatkan hasil yang diinginkannya di Kejuaraan Supercars. "Saya mencoba melakukan yang terbaik tetapi sampai pada titik di mana impian saya lenyap," katanya.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.