Hyundai dan LG Kaji Bangun Pabrik Baterai Mobil EV di Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pengunjung mengamati sebuah mobil listrik SUV Hyundai Vision T Plug-in Hybrid dalam ajang Canadian International Autoshow 2020 di Toronto, Kanada, 18 Februari 2020. Xinhua/Zou Zheng

    Para pengunjung mengamati sebuah mobil listrik SUV Hyundai Vision T Plug-in Hybrid dalam ajang Canadian International Autoshow 2020 di Toronto, Kanada, 18 Februari 2020. Xinhua/Zou Zheng

    TEMPO.CO, JakartaHyundai Motor Group bersama LG Chem Ltd mempertimbangkan untuk mendirikan perusahaan patungan di bidang pembuatan baterai mobil listrik di Indonesia. Hal tersebut diungkap sumber yang dikutip dari Reuters, Selasa 23 Juli 2020.

    Ukuran investasi dan kapasitas produksi belum diputuskan, kata sumber yang menolak disebutkan namanya. Saat ini, pabrikan mobil global sedang berlomba mencari sumber produksi baterai guna mengantisipasi perkembangan otomotif ke era mobil listrik.

    Dalam beberapa tahun terakhir, LG Chem telah mendirikan usaha dengan General Motors Co dan Geely Automobile. LG Chem juga memasok baterai ke Hyundai dan Tesla.

    Pimpinan LG Grup, Koo Kwang-mo bertemu dengan Wakil Pimpinan Eksekutif Hyundai, Euisun Chung pada Senin 22 Juli untuk membahas kerja sama baterai dan teknologi masa depan. LG Chem dan Hyundai Motor Group mengkonfirmasi pertemuan itu, tetapi mengatakan belum ada yang keputusan yang bisa diumumkan.

    “Hyundai Motor Group berkolaborasi dengan LG Chem dalam berbagai proyek. Namun, belum ada diskusi konkret tentang usaha patungan baterai di Indonesia,” kata Hyundai dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

    Jika Hyundai membangun pabrik di Indonesia, akan menjadi tantangan bagi Toyota yang mendominasi pasar otomotif Asia Tenggara.

    "Indonesia berkomitmen untuk mempromosikan industri EV, tetapi dari sisi konsumen, negara ini belum siap dengan infrastruktur atau daya beli konsumen," kata analis Eugene Investment & Securities Lee Jae-il.

    "Usaha patungan baterai kemungkinan rencana jangka menengah atau panjang," kata dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.