Mobil Eropa Ini Bisa Menggunakan BBM Bensin dan Gas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Skoda Octavia G-Tec CNG

    Skoda Octavia G-Tec CNG

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan mobil Ceko yang berada di bawah naungan Volkswagen Grup, Skoda Auto melakukan terobosan yang tak biasa dengan meluncurkan sedan Octavia G-Tec berbahan bakar gas (compressed natural gas/CNG).

    Saat mayoritas pabrikan mobil menggarap mesin hybrid atau listrik, Skoda justru mengambil langkah berbeda melalui sedan CNG dengan harapan menjadi alternatif mobil ramah lingkungan di negara-negara tertentu yang menerapkan BBM gas.

    Dilansir laman resmi Skoda, Octavia G-Tec ditenagai mesin TSI 1.500 cc bertenaga 130 PS. Dalam sekali pengisian gas, mobil itu dapat menempuh jarak 500 km. Uniknya, mobil itu dapat menggunakan dua jenis bahan bakar, yakni bensin dan gas.

    Octavia G-Tec dilengkapi tiga tangki gas seberat 17,3 kg pada bawah bodi, dengan tangki kecil berukuran 9 liter bensin. Peralihan antara gas ke bensin atau sebaliknya dapat terjadi secara otomatis tanpa intervensi pengemudi, klaim Skoda.

    Mobil hanya mengakses pasokan bahan bakar bensin dalam situasi tertentu, seperti ketika mesin dinyalakan setelah CNG diisi ulang, ketika suhu luar di bawah -10 derajat Celcius, atau ketika tangki bensin sangat kosong sehingga tekanan turun di bawah 11 bar.

    Octavia G-Tec memiliki tata letak khusus di Virtual Cockpit dan dapat dengan mudah diidentifikasi oleh lencana di bagian belakang. Boot hatchback dapat menampung 455 liter, kapasitas boot Combi adalah 495 liter.

    Skoda mengatakan emisi mobil itu lebih rendah 25 persen apabila memakai bahan bakar gas.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.