KIA Perluas Showroom Virtual ke Timur Tengah dan Afsel

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panel kemudi Mobil listrik hibrida, Kia K5 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) saat peluncuran produk terbaru Kia Motors di Seoul, Korea Selatan 12 Juli 2016.  REUTERS/Kim Hong-Ji

    Panel kemudi Mobil listrik hibrida, Kia K5 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) saat peluncuran produk terbaru Kia Motors di Seoul, Korea Selatan 12 Juli 2016. REUTERS/Kim Hong-Ji

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan mobil asal Korea Selatan, KIA Motors semakin memperluas ruang pamer virtual atau Live Stream Showroom ke sejumlah negara di Timur Tengah dan Afrika.

    "Demi implementasi global di masa depan," kata KIA dalam pernyataannya yang dikutip Antara hari ini, Rabu, 8 Juli 2020.

    Live Stream Showroom adalah platform online baru yang menawarkan akses ke tampilan virtual yang dipersonalisasi di diler KIA tertentu.

    Awalnya metode ini dilakukan di Qatar dan Pakistan. Kini, KIA memperluas showroom virtual itu ke seluruh Timur Tengah dan Afrika, seperti Kuwait, Bahrain, dan Afika Selatan.

    Live Stream Showroom menawarkan sesi video langsung kepada pelanggan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

    Pelanggan bisa berkonsultasi online dengan tanggapan langsung terhadap pertanyaan, mengeksplorasi desain, dan fitur mobil KIA yang mereka pilih. Bahkan, bisa melihat demonstrasi teknologi baru dan fungsionalitas sesuai permintaan.

    "Dengan meluncurkan platform baru ini, kami tetap terdepan dalam kurva penjualan dan pemasaran digital di masa transisi ini," kata Artur Martins, Wakil Presiden Senior dan Kepala Divisi Pengalaman Pelanggan Global KIA.

    Data terbaru KIA menunjukkan bahwa 83 persen konsumen lebih suka melakukan riset produk secara online sebelum melakukan pembelian. Sedangkn 47 persen konsumen menyatakan minatnya menggunakan platform online untuk pembelian di masa depan.


  • KIA
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.