Pandemi Covid-19, Penjualan Onderdil Suzuki Melonjak Sejak Juni

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kei car Suzuki Alto terbaru dipamerkan di Tokyo Motor Show, Jepang, 23 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Kei car Suzuki Alto terbaru dipamerkan di Tokyo Motor Show, Jepang, 23 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasuki masa transisi New Normal Covid-19 aktivitas ekonomi berangsur pulih. Tren positif pun tampak dalam penjualan suku cadang alias onderdil dan aksesoris resmi Suzuki.

    Suku cadang dan aksesoris yang dimaksud adalah SGP (Suzuki Genuine Parts), SGO (Suzuki Genuine Oil), maupun SGA (Suzuki Genuine Accessories).

    Menurut Sparepart Departement Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Christiana Yuwantie, penjualan suku cadang Suzuki mulai meningkat sejak Juni 2020.

    “Total angka penjualan suku cadang Suzuki baik domestik dan ekspor di semua segmen pada Juni 2020 mencapai 92 persen dibandingkan Juni 2019," katanya dalam siaran pers Suzuki pada hari ini, Rabu, 8 Juli 2020. "Setelah sempat turun 3 bulan berturut-turut pada Maret–Mei."

    Masa transisi Covid-19 juga membuat total penjualan suku cadang OBM (outboard motor) pada Juni lalu 64,3 persen setelah sebelumnya 13,6 persen pada Mei 2020.

    Christiana mengatakan meski penjualan onderdil OBM pada Juni lalu berangsur naik, namun belum terlalu karena masih turis yang datang untuk wisata ke pulau atau pantai.

    Selain bengkel resmi, aplikasi My Suzuki menjadi alternatif saluran pembelian onderdil selama masa pandemi Covid-19.

    “Jabodetabek menjadi kontributor terbesar penjualan suku cadang dan aksesori," ujar Christiana.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.