Spare Parts Mahal, Penggila Sepeda Rakit Sendiri Commuter Bike

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga yang tampil tanpa busana bersepeda keliling Kota Mexico City dalam perayaan World Naked Bike Ride, di Meksiko, 8 Juni 2019. Sebagian dari mereka, mengecat tubuhnya. REUTERS

    Warga yang tampil tanpa busana bersepeda keliling Kota Mexico City dalam perayaan World Naked Bike Ride, di Meksiko, 8 Juni 2019. Sebagian dari mereka, mengecat tubuhnya. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelangkaan dan kenaikan harga spare parts sepeda dalam beberapa pekan terakhir membuat sebagian goweser beralih ke Commuter Bike.

    "Commuter Bike, rangka jadul direstorasi dan dirancang sesuai kebutuhan," ujar anggota Komunitas Keuda Cycling Club, Andi Andri Sapada, kepada Tempo hari ini, Jumat, 10 Juli 2020.

    Model Commuter Bike pada umumnya adalah sepeda biasa, seperti merek Federal. Biasanya untuk membangun atau merakit Commuter Bike dibutuhkan biaya sekitar Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta.

    Commuter Bike identik dengan keranjang di depan setang yang bisa memuat barang-barang keperluan sehari-hari. 

    "Modal segitu sudah bisa merakit sepeda sendiri sesuai kebutuhan," ucap Andi.

    Peralihan pengguna dari sepeda baru ke Commuter Bike adalah solusi dalam situasi saat ini, ketika sejumlah produsen sepeda kewalahan menyediakan stok onderdil.

    "Jadi kita tidak terkungkung untuk satu jenis spare parts saja, bisa comot sana-sini,"ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.