Tren Kustom Sepeda Listrik Menggila di Tengah Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda listrik buatan Ducati harga setara mobil. Sumber: https://www.zigwheels.com

    Sepeda listrik buatan Ducati harga setara mobil. Sumber: https://www.zigwheels.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren main sepeda meningkat pesat di tengah kelesuan ekonomi selama pandemi Covid-19. Bengkel kustom sepeda listrik pun panen pelanggan.

    Mayoritas pengunjung ingin mengubah sepeda biasa mereka, menjadi sepeda listrik atau sepeda bermotor listrik.

    "Tren saat ini kustom untuk mengubah sepeda biasa menjadi sepeda listrik,"ujar Owner Petrikbike, Adi Siswanto, kepada Tempo hari ini.

    Adi menuturkan bahwa sebelum masa pandemi Covid-19, tiap bulan bengkelnya hanya menerima order belasan unit kustom. Namun, saat ini order meningkat menjadi 20-30 unit per bulan

    Soal spare parts atau onderdil sepeda listrik, menurut Adi, secara umum masih aman terkendali. Meski begeitu ada sejumlah onderdil yang menipis akibat permintaan melonjak.

    "Ada beberapa parts yang membuat kami agak kewalahan."

    Spare parts sepda listrik  sebagian besar masih mengandalkan barang impor dari Cina, mulai dari baterai hingga dinamo atau motor untuk sepeda listrik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.