Cerita Bengkel Sepeda Panggilan Begadang di Rumah Menteri

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suwanto alias Iwe bergaya bersama deretan sepeda di kediaman Menteri Kelatuan dan Perikanan Edhy Prabowo, Jakarta, pada Sabtu dini hari, 11 Juli 2020. FOTO: Istimewa

    Suwanto alias Iwe bergaya bersama deretan sepeda di kediaman Menteri Kelatuan dan Perikanan Edhy Prabowo, Jakarta, pada Sabtu dini hari, 11 Juli 2020. FOTO: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Suwanto alias Iwe belakangan ini sibuk mendatangi rumah para konsumennya. Di masa New Normal pandemi Covid-19 bengkel sepeda panggilan menjadi profesi yang lumayan penghasilannya

    Semua peluang ditekuni, mulai dari mendatangi pelanggan dalam dan masyarakat biasa, sampai pejabat negara. Belakangan ini orang malas pergi karena pandemi sehingga semua aktivitas dikerjakan di rumah.

    "Tadi malam di rumah Pak Menteri Kelautan, saya kerjakan 6 sepeda. Dari jam 00.30 malam, sampai jam 05.000 pagi," kata Iwe kepada Tempo pada Sabtu, 11 Juli 2020.

    Iwe menuturkan bahwa dari keenam sepeda itu, salah satunya milik Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo.

    Kata dia, sepeda politikus Partai Gerindra itu berwarna hitam-putih jenis MTB. "Mereknya BMC."

    Bengkel sepeda panggilan yang digagas Iwe memang kebanjiran permintaan dalam beberapa pekan terakhir.
    Sampai-sampai, dia harus menutup sementara daftar antrean karena sudah menumuk terlalu banyak.

    Adapun tarifnya jelas. Servis per sepeda dipatok Rp 300 ribu. Namun khusus untuk pelanggan tetap dibanderol Rp 250 ribu.

    Biaya itu sudah mencakup jasa cuci sepeda.

    "Itu tarif di luar spare parts. Jadi hanya biasa, jasa servis," ucap Suwanto sumringah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.