356 BMW Impor Ditarik di Cina karena Masalah Tie Rod

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan memegang logo BMW untuk dipasang pada skuter BMW C Evolution di pabrik sepeda motor BMW di Berlin, Jerman, 23 Februari 2015. REUTERS/Fabrizio Bensch

    Seorang karyawan memegang logo BMW untuk dipasang pada skuter BMW C Evolution di pabrik sepeda motor BMW di Berlin, Jerman, 23 Februari 2015. REUTERS/Fabrizio Bensch

    TEMPO.CO, BeijingBMW Cina akan menarik kembali (recall) sebanyak 356 unit mobil impor yang dipasarkan di Cina karena cacat produksi pada tie rod kemudi, demikian menurut pernyataan dewan pengawas kualitas di negara itu seperti dilaporkan Kantor Berita Xinhua, 12 Juli 2020.

    Penarikan itu akan dimulai pada 24 Juli 2020 dengan melibatkan sejumlah model seperti BMW X3 M, X4 M, dan Z4. Mobil-mobil itu diproduksi antara 11 Desember 2018 hingga 14 Mei 2019, kata pernyataan di situs web Administrasi Negara untuk Pengaturan Pasar. 

    Tie rod kemudi pada kendaraan yang terlibat dapat patah ketika bebannya sangat kuat karena mengalami getaran hebat, misalnya ketika melintas di kondisi jalan yang sangat buruk, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.Perusahaan akan mengganti tie rod yang rusak secara gratis untuk menghilangkan risiko.

    Produsen asal Jerman lainnya, Volkswagen, juga mengumumkan akan menarik (recall) 1.637 unit mobil Bentley Bentayga V8 di pasar Cina karena dugaan kebocoran bahan bakar dan kekhawatiran terjadi kebakaran, Xinhua, 13 Juli 2020.

    Penarikan itu, yang dimulai dari 17 Agustus, melibatkan sedan Bentley Bentayga V8 impor yang diproduksi antara 22 Mei 2018 hingga 27 Februari 2020.

    Menurut pernyataan itu, dealer Volkswagen akan mengganti suku cadang yang rusak secara gratis, dan mobil yang diproduksi sebelum 27 November 2018, juga akan mendapatkan peningkatan dalam perangkat lunak kontrol mesin mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.