Honda Balap Virtual Championship: Rio Loho di Posisi Pertama

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap William Russel akan tampil dalam balapan virtual Formula 1, Minggu, 5 April 2020. (Instagram/williamrussel)

    Pembalap William Russel akan tampil dalam balapan virtual Formula 1, Minggu, 5 April 2020. (Instagram/williamrussel)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seri perdana balap virtual atau Honda Racing Simulator Championship (HRSC) 2020 di sirkuit virtual Suzuka, Jepang, memunculkan Rio Loho di posisi puncak.

    Pada kelas amateur itu, dia memimpin dengan waktu 21 menit 38, 913 detik. Rio Loho mendapatkan 25 poin setelah bertarung sengit dengan Audie Devanugraha dengan menyalipnya di tikungan akhir.

    HRSC digelar oleh PT Honda Prospect Motor mengusung tema “Everyone Can Race” pada Sabtu, 11 Juli 2020, di sirkuit virtual Suzuka. 

    Posisi kedua balap virtual edisi perdana ditempati oleh Audie Devanugraha dengan catatan waktu berbeda tipis dari Rio Loho, yakni 21 menit 39,174 detik dengan perolehan 20 poin.

    Posisi ketiga ditempati Alfan Dani dengan catatan waktu 21 menit 39,446 detik dan 16 poin tambahan.

    Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengatakan HRSC seri pertama berlangsung sangat sengit dan berbeda dengan babak kualifikasi.

    "Kami berharap para peserta dapat memberikan performa yang lebih baik lagi sampai pada seri terakhir,” ucapnya.

    Balap virtual Honda atau HRSC seri II akan diadakan pada 25 Juli 2020 menggunakan sirkuit virtual Sepang International Circuit, yang akan disiarkan secara langsung pada akun Youtube dan Facebook official @Hondaisme.

    Total hadiah Rp 65 juta untuk lima peserta dengan poin tertinggi dari masing-masing kelas, baik amateur maupun professional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.