Texas dan Oklahoma Berebut Pabrik Tesla

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan listrik Tesla baru banyak terlihat di pabrik kendaraan utama Tesla setelah CEO Elon Musk mengumumkan bahwa ia menentang Lockdown terkait wabah Virus Corona dengan membuka kembali pabrik di Fremont, California, AS, 11 Mei 202. REUTERS/Stephen Lam

    Kendaraan listrik Tesla baru banyak terlihat di pabrik kendaraan utama Tesla setelah CEO Elon Musk mengumumkan bahwa ia menentang Lockdown terkait wabah Virus Corona dengan membuka kembali pabrik di Fremont, California, AS, 11 Mei 202. REUTERS/Stephen Lam

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Texas menjanjikan keringanan pajak jutaan dolar kepada Tesla jika mau membangun pabrik di sana.

    Tesla adalah produsen kendaraan listrik dari Amerika Serikat.

    Belakangan Texas bersaing dengan Oklahama untuk menarik pabrik baru yang akan memproduksi kendaraan utilitas dan cybertruck Tesla Y.

    Kota Tulsa, Negara Bagian Oklahoma, sudah lebih dahulu berkampanye agar Tesla membangun pabrik di daerah itu.

    Dikutip Bisnis.com dari Reuters hari ini, Rabu, 15 Juli 2020. kedua pemerintah negara bagian menyetujui memberikan keringanan pajak setidaknya 14,7 juta dolar Amerika Serikat (setara Rp 214,4 miliar).

    Tesla hanya memiliki pabrik manufaktur kendaraan tunggal di California. Perusahaan pun memutuskan akan membangun pabrik besar kedua di barat daya Amerika Serikat pada kuartal III 2020.

    Tesla telah meminta Travis County di Austin, Texas, untuk memberikan potongan harga 80 persen untuk pajak properti selama 10 tahun (sekitar 14,7 juta dolar AS), serta memberikan potongan harga 65 persen untuk 10 tahun ke depan.

    Menurut Tesla, pabriknya akan menciptakan lapangan pekerjaan untuk 5 ribu orang yang mayoritas berketerampilan rendah.

    Gaji tahunan pekerja dari Tesla rata-rata 47 ribu dolar AS. Namun, pendapatan itu dianggap rendah oleh Divisi Kesehatan dan Layanan Masyarakat Travis, Negara Bagian Texas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.