Penjualan Mobil Ritel Juni Naik 74,8 Persen, Toyota Terlaris

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran GIIAS 2019 di ICE, BSD City. (Gaikindo)

    Pameran GIIAS 2019 di ICE, BSD City. (Gaikindo)

    TEMPO.CO, JakartaBerdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil ritel (dari dealer ke konsumen) sepanjang Juni 2020 mencapai 29.862 unit. Angka ini meningkat 74,8 persen dibanding bulan sebelumnya yang hanya 17.083 unit. Meski naik, capaian Juni 2020 masih lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 65.972 unit. 

    Toyota memimpin penjualan ritel dengan angka 11.196 unit, naik 66,4 persen dibanding bulan Mei yang hanya 6.727 unit. Terlaris kedua Daihatsu yang mencatat penjualan sebesar 5.558 unit, lebih tinggi 51,3 persen dibanding Mei sebesar 3.673 unit. Suzuki menyumbang penjualan terbesar ketiga dengan angka 4.206 unit, naik 90,7 persen dibanding Mei sebesar 2.205 unit. 

    Berturut-turut setelahnya adalah Honda (2.488 unit), Mitsubishi Motors (1.689 unit), Mitsubishi Fuso (1.591 unit), Isuzu (1.026 unit), Hino (708 unit), Wuling (302 unit), dan Nissan (276 unit).

    Sementara itu, penjualan mobil wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) sepanjang Juni mencapai 12.623 unit. Angka ini juga membaik dibanding Mei yang hanya 3.551 unit. Sedangkan wholesales Juni tahun ini mencapai 59.831 unit. 

    Penjualan Ritel:

    Merek

    Juni

    Toyota

    11.196

    Daihatsu

    5.558

    Suzuki

    4.206

    Honda

    2.488

    Mitsubishi Motors

    1.689

    Mitsubishi Fuso

    1.591

    Isuzu

    1.026

    Hino

    708

    Wuling

    302

    Nissan

    276

    Penjualan Wholesales:

    Merek

    Juni

    Toyota

    3.705

    Suzuki

    2.755

    Mitsubishi Motors

    1.767

    Honda

    1.267

    Isuzu

    693

    Mitsubishi Fuso

    637

    Hino

    634

    Daihatsu

    331

    Nissan

    156

    Mazda

    116



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.