Permintaan Lesu, Nissan Pangkas 30 Persen Produksi Global

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissan Ariya Concept di Tokyo Motor Show, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Nissan Ariya Concept di Tokyo Motor Show, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, JakartaNissan Motor Co berencana memangkas sekitar 30 persen produksi kendaraannya secara global hingga Desember tahun ini menyusul penurunan permintaan yang diakibatkan pandemi Covid-19, Reuters melaporkan, Sabtu, 18 Juli 2020.

    Raksasa otomotif Jepang itu berencana memproduksi sekitar 2,6 juta kendaraan antara April dan Desember, turun 3,7 juta selama periode yang sama tahun lalu, kata seorang sumber yang berbicara dengan syarat anonim.

    Nissan yang belum mengumumkan perkiraan penjualan mobil untuk tahun keuangan ini, menolak mengomentari rencana produksinya.

    Pembuat mobil global sedang berjuang setelah pabrik ditutup awal tahun ini untuk membendung penyebaran pandemi.

    Dealer mobil juga ditutup di banyak negara, memicu turunnya penjualan kendaraan pada Maret hingga Mei. Pada Juni, penurunan penjualan melambat karena ekonomi mulai dibuka kembali.

    Dalam dua bulan pertama di tahun keuangan ini, pembuat SUV Rogue dan mobil listrik Leaf itu membuat sekitar 307 ribu kendaraan secara global, turun 62 persen dari tahun lalu, menurut angka produksi bulanan.

    Nissan berencana untuk meningkatkan produksi dari 510 ribu kendaraan pada kuartal pertama menjadi sekitar 930 ribu pada Juli-September, kata sumber itu. Output kuartal kedua akan sekitar 25 persen lebih rendah dari tahun lalu, menurut perhitungan Reuters.

    Produksi diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 1,1 juta kendaraan pada Oktober-Desember, sekitar 8 persen lebih rendah pada tahun ini.

    Pada Juli-September, output Nissan diprediksi akan terpukul turun sekitar 47 persen dari tahun lalu, setelah pembuat mobil mengatakan akan memangkas lebih banyak shift di pabrik perakitan Jepang. Output domestik setidaknya akan kembali membaik perlahan hingga Desember.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto