Suzuki Wagon R 7 Penumpang Tertangkap Kamera Diuji di India

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar Suzuki Wagon R 7 seater dari channel youtube Abhinav Bhatt. (Youtube/Abhinav Bhatt)

    Tangkapan layar Suzuki Wagon R 7 seater dari channel youtube Abhinav Bhatt. (Youtube/Abhinav Bhatt)

    TEMPO.CO, Jakarta - Youtuber India, Abhinav Bhatt, mengunggah video sebuah mobil yang dibungkus stiker kamuflase hitam di channel Youtube-nya, 16 Juli 2020. Mobil itu diduga Suzuki Wagon R 7 penumpang. Rumor tentang Wagon R dengan body lebih panjang sebenarnya sudah lama beredar. Pada 2013, Suzuki Indonesia pernah memamerkan konsep Wagon R 7 penumpang. 

    Dari gambar video, model ini mirip seperti Wagon R listrik (EV) yang juga sudah diuji di India. Hanya saja, dimensinya lebih panjang. Hal ini jelas menggambarkan model ini akan memiliki jumlah kursi lebih banyak (tiga baris) dibanding model EV yang hanya dua baris. Belum ada informasi apapun soal interior, terutama seberapa lapang kursi baris ketiga. Sepintas, ukuran panjang Wagon R ini setara dengan Renault Triber. 

    Tangkapan layar Suzuki Wagon R 7 seater dari channel youtube Abhinav Bhatt. (Youtube/Abhinav Bhatt)

    Dikutip dari rushlane.com, eksterior Wagon R 7 seater tampak sedikit berbeda desain lampu utama sudah menggunakan proyektor LED dan wajah depan tampil dengan desain baru dibanding versi EV. Di bagian interior, kemungkinan besar Wagon R akan mencomot milik Suzuki Ignis atau model sekelas lainnya dari brand Suzuki. Misalnya saja, fitur penyejuk udara, monitor layar sentuh, dan sebagainya. 

    Suzuki Wagon R 7-seater kemungkinan akan dibekali mesin 1,2 liter K12M 4 silinder bensin. Mesin ini mampu menghasilkan daya 82bhp dan torsi 113 Nm. Model ini kemungkinan besar akan dibekali dengan transmisi manual 5 percepatan dan AMT. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.