Gara-gara Takata, 1,82 Juta Mobil di Australia Kena Recall

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teknisi mobil Honda memperbaiki airbag pada mobil Honda City yang meledak di Kuala Lumpur, Malaysia, 20 November 2016. Diketahui terdapat sekitar 100 juta airbag Takata yang dinyatakan catat di seluruh dunia. AP Photo

    Teknisi mobil Honda memperbaiki airbag pada mobil Honda City yang meledak di Kuala Lumpur, Malaysia, 20 November 2016. Diketahui terdapat sekitar 100 juta airbag Takata yang dinyatakan catat di seluruh dunia. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamar Federal Industri Otomotif menyatakan pemeriksaan dari 11 juta unit kendaraan recall Takata dari warga Australia, sebanyak 1,82 juta unit di antaranya dilengkapi inflator airbag yang catat.

    Warga Australia telah melakukan pemeriksaan lebih dari 11 juta kendaraan di situs web penarikan wajib industri Takata di ismyairbagsafe.com.au.

    Pemeriksaan ini telah mengidentifikasi lebih dari 1,82 juta kendaraan yang dilengkapi dengan inflator airbag Takata yang salah yang berpotensi membunuh atau melukai pengemudi dan penumpang kendaraan.

    "Situs web adalah alat yang sangat penting yang membantu pemilik kendaraan mengidentifikasi apakah kendaraan mereka dipengaruhi oleh penarikan kembali nasional ini," kata kepala eksekutif Kamar Dagang Industri Otomotif Tony Weber, dalam keterangan pers, Selasa, 21 Juli 2020. 

    Menurutnya, angka jumlah kendaraan terdampak lumayan bagus. Akan tetapi, tidak ada ruang untuk berpuas diri karena merek pabrikan berusaha melacak dan memperbaiki kendaraan yang beredar.

    “Orang-orang dapat memeriksa secara sederhana dan cepat di waktu mereka sendiri. Jika kendaraan mereka diidentifikasi terkena dampak penarikan, mereka harus segera mengatur agar inflator airbag rusak diganti.”

    Dealer kendaraan di seluruh Australia terbuka dan dapat menyelesaikan pekerjaan perbaikan meskipun ada gangguan pandemi Covid-19.

    Weber mengatakan tanda 11 juta tonggak mewakili 62 persen dari 17,8 juta mobil penumpang dan kendaraan komersial ringan di jalan-jalan Australia.

    Pemilik kendaraan yang tidak yakin dengan status penarikan kendaraan mereka dapat segera memeriksa dengan mengunjungi situs web atau dengan mengirim pesan singkat ke TAKATA TO 0487 247 224.

    "Selain ancaman keselamatan dari airbag yang rusak, pemilik kendaraan perlu menyadari bahwa pemerintah negara bagian dan teritori sekarang pindah ke deregister atau menolak pendaftaran kendaraan yang belum diperbaiki," kata Weber.

    “Jangan biarkan kendaraan Anda dihadang oleh otoritas. Ingat pekerjaan perbaikan dapat dilakukan segera dan gratis. "

    Situs web www.ismyairbagsafe.com.au merupakan bagian integral dari kampanye komunikasi nasional industri otomotif dalam mendukung recall. Kampanye ini telah menggunakan televisi, radio, media cetak, bioskop, media digital dan sosial, dan pers non-Inggris secara ekstensif dan nasional.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.