Mercedes-Benz Indonesia Yakin Penjualan Membaik di Semester II

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Booth Mercedes-Benz di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Booth Mercedes-Benz di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, JakartaMercedes-Benz Distribution Indonesia atau MBDI optimistis permintaan mobil premium akan meningkat pada semester dua tahun 2020.

    "Kami percaya semester 2 akan ada peningkatan demand, tapi tidak akan setinggi tahun lalu," kata Deputy Director Sales Operation & Product Management MBDI, Kariyanto Hardjosoemarto dalam konferensi pers virtual, Kamis, 23 Juli 2020.

    Kariyanto juga menyatakan bahwa saat ini seluruh dealer rekanan resmi MBDI sudah beroperasi. Sehingga layanan purna jual dipastikan sudah berjalan normal.

    "Jadi tidak perlu khawatir, pelan-pelan sudah mulai normal,"ujarnya.

    Adapun untuk fasilitas test drive, dealer rekanan MBDI juga tetap berjalan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan untuk memutus penyebaran virus corona.

    Selain itu, dia juga menyebut bahwa sejauh ini MBDI masih menjaga rencana awal tahun 2020. Termasuk meluncurkan produk-produk terbaru. "Kami juga terus memonitor pasar untuk menyesesuaikan model apa yang akan diluncurkan," ujarnya.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Mercedes-Benz membukukan penjualan wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) Januari-Juni sebesar 784 unit (kendaraan penumpang). Sedangkan retailsales (dari dealer ke konsumen), mencapai 833 unit. Pada penjualan Juni, sudah mulai mendekati nornal dengan angka 138 unit atau lebih tinggi dibanding Januari yang hanya 122 unit. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.