Sepeda Motor Listrik Kawasaki Diperkirakan Segera Diproduksi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar paten terakhir sepeda motor listrik Kawasaki Endeavour dengan sejumlah keterangan bagain atau komponen. (carandbike.com)

    Gambar paten terakhir sepeda motor listrik Kawasaki Endeavour dengan sejumlah keterangan bagain atau komponen. (carandbike.com)

    TEMPO.CO, JakartaGambar paten terbaru menunjukkan bahwa proyek sepeda motor listrik Kawasaki Endeavour mungkin hampir selesai. Kawasaki telah mengungkap sosok Endeavour beberapa bulan yang lalu dalam serangkaian video teaser, memberikan gambaran sekilas tentang sepeda motor listrik dengan transmisi 4 kecepatan.

    Nah, teaser itu tampaknya sekarang mendekati untuk diproduksi, berdasarkan bocoran pengajuan paten oleh Kawasaki seperti diungkap situs carandbike.com, 24 Juli 2020. 

    Gambar paten menunjukkan motor listrik Kawasaki Endeavour dengan kerangka sepeda motor, baterai, gearbox dan bagian-bagian bingkai. Tetapi lebih dari sekadar menunjukkan detail dan komponen sepeda, yang diungkapkan oleh paten terbaru adalah bagaimana sepeda itu dikirimkan ke pelanggan.

    Gambar paten modular sepeda motor listrik Kawasaki yang diduga merupakan alur pengiriman unit dari pabrik ke dealer dan selanjutnya ke konsumen. (carandbike.com)

    Salah satu gambar paten menunjukkan gambaran secara lengkap, yang menggambarkan sepeda motor tanpa baterai atau unit kontrol dipindahkan dari pabrik ke dealer. Sesampai di sana, baterai dan unit kontrol dipasang sebelum dikirim ke pelanggan.

    Apa yang diungkapkan gambar paten tidak harus sepeda motor yang sudah jadi, tetapi menunjukkan proses modular pengiriman sepeda ke pengguna akhir (konsumen). Ini menunjukkan alur penanganan yang jelas tentang prosedur pengiriman unit yang jelas kepada konsumen, meski dalam hal ini belum ada keterangan apapun dari Kawasaki


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.