Lihat Bedanya Toyota Vios Facelift Filipina dan Indonesia

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Toyota Astra Motor resmi meluncurkan New Toyota Vios untuk memperkuat pasar sedan di Indonesia, Selasa, 3 April 2018. (Dok TAM)

    PT Toyota Astra Motor resmi meluncurkan New Toyota Vios untuk memperkuat pasar sedan di Indonesia, Selasa, 3 April 2018. (Dok TAM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Toyota Filipina akan menggenjot Toyota Vios versi facelift. Rencana tersebut terungkap pada Sabtu, 25 Juli 2020, ketika perusahaan merilis video teaser di situs web resmi.

    Dalam video tersebut, Toyota Vios facelift mendapatkan revisi bagian depan, bumper baru, lampu depan LED, serta grille atas yang dimodifikasi.

    Seperti dirilis Bisnis.com, desain velg baru serta gaya pada bagian buritan mobil yang sedikit diubah turut ditampilkan dalam pembaruan Toyota Vios.

    Dari sisi interior, Toyota Vios facelift di Filipina, ada sedikit harapan untuk penyesuaian gaya pelapis dan infotainment.

    Adapun dari bawah kap, Vios facelift diprediksi tetap menggunakan mesin 1.500 cc 2NR-FE yang menghasilkan tenaga sebesar 106 hp dan torsi 140 Nm.

    Berbeda dengan di Indonesia. Toyota Vios mendapatkan penyegaran pada 2018.

    Vios generasi ke-4 itu mengusung tema elegan dan nyaman. Interior New Vios didominasi warna beige untuk memunculkan aura mewah.

    Di dalam kabin, Vios 2018 didukung oleh 7 inci HD Display, DVD, koneksi iPod dan ponsel melalui USB, AUX, serta miracast. Sistem hiburan dilengkapi juga dengan konektivitas internet Weblink, dan kontrol melalui aplikasi ponsel pintar.

    Dari segi eksterior, Vios facelift yang dipasarkan di Indonesia memiliki front grille dengan garis horizontal berukuran semakin ke atas dan besar. Desain lampu depan ikut membuat tampilan mobil ini terlihat lebih tajam dan sportif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.