Perluas Jaringan, Kreta Indo Artha Buka Dealer Baru Kia di Bali

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dealer Kia Bali di Jalan Gatot Subroto Barat, Kabupaten Badung, resmi beroperasi mulai Juli 2020. (Kreta Indo Artha)

    Dealer Kia Bali di Jalan Gatot Subroto Barat, Kabupaten Badung, resmi beroperasi mulai Juli 2020. (Kreta Indo Artha)

    TEMPO.CO, JakartaPT Kreta Indo Artha (KIA), anak perusahaan dibawah naungan Indomobil Group, memperluas jaringan penjualan dengan membuka showroom baru Kia di Bali. Showroom 3S (sales, service, spareparts) yang diklaim telah memenuhi standar CI Kia  ini berada di bawah PT Sumber Baru Indo Artha sebagai dealer resmi Kia untuk  wilayah Bali.

    Showroom yang berada di Jalan Gatot Subroto Barat, Kabupaten Badung, resmi beroperasi mulai Juli 2020. Sebagai showroom 3S, Kia Bali hadir dengan fasilitas showroom untuk melayani penjualan, bengkel dan penjualan suku cadang.

    “Kehadiran showroom Kia Bali diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal untuk customer dan pecinta Kia di Bali,” tulis Kia dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, 27 Juli 2020.

    Kehadiran dealer resmi Kia yang telah memenuhi standard CI Kia tersebut diharapkan dapat kembali memenuhi kebutuhan masyarakat Bali akan kendaraan Kia yang telah memiliki kualitas global dengan design modern serta fitur dan teknologi yang terkini.

    Selain Kia Bali yang secara resmi telah beroperasi pada bulan Juli 2020, pada bulan yang sama untuk area Jabodetabek Kia menambah 3 lokasi dealer dan menambah 1 dealer di Medan dengan kualifikasi 3 S. 

    Kia Indonesia saat ini memasarkan sejumlah produk seperti Kia Seltos, All New Kia Picanto, All New Kia Rio, All New Kia Grand Sedona, dan Kia Big Up. Untuk kendaraan penumpang, Kia memberikan garansi 5 tahun dengan kilometer yang tidak terbatas serta free jasa service 50,000 km atau 4 tahun sehingga memberikan kenyamanan dalam berkendara.

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.