Hyundai dan Mercedes Tarik 5.000 Mobil di Korsel

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sedan KIA Stinger. Sumber: swa.co.id

    Sedan KIA Stinger. Sumber: swa.co.id

    TEMPO.CO, JakartaKementerian Transportasi Korea Selatan menyatakan Hyundai Motor Co, Mercedes Korea, dan tiga perusahaan lain akan secara sukarela menarik kembali (recall) hampir 5 ribu kendaraan untuk memperbaiki komponen yang rusak.

    Seperti dikutip Antara dari Yonhap pada hari ini, Jumat, 31 Juli 2020, recalling ini yang terbaru dari serangkaian penarikan oleh pembuat mobil dan importir karena masalah dengan komponen kendaraan.

    Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi menyebut tiga perusahaan lain yang menarik kendaraannya adalah afiliasi Hyundai KIA Motors Corp, Ford Sales & Service Korea, dan Hanbul Motors pengimpor Peugeot dan Citroen.

    Masalah yang menyebabkan recallling termasuk sistem power steering yang digerakkan motor (MDPS) yang salah dalam sedan sport Stinger KIA, program stabilitas elektronik yang rusak di AMG GT 63 4MATIC+ coupe empat pintu Mercedes-Benz, dan baut yang membantu kemudi motor di sedan Ford Mondeo.

    Perusahaan berencana untuk secara bertahap menawarkan layanan perbaikan dan penggantian mulai Kamis (30/7). Pemilik kendaraan dapat mengunjungi pusat perbaikan dan servis yang ditunjuk untuk mengganti suku cadang secara gratis, kata kementerian itu.

    Sebelumnya pada awal Juli 2020, Kementerian Transportasi Korea Selatan, mengatakan bahwa produsen otomotif seperti Hyundai Motor Co, Mercedes-Benz Korea dan empat perusahaan lainnya akan secara sukarela menarik kembali hampir 110.000 kendaraan untuk memperbaiki komponen yang rusak.

    Kebanyakan masalah penarikan ini meliputi dashboard yang salah pada kendaraan sport GV80 yang dijual oleh Hyundai Motor di bawah merek Genesis independen, kebocoran oli mesin di sedan Mercedes S 560 4MATIC, dan kebocoran oli dari pipa oli transmisi pada model Porsche Cayenne Turbo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.