General Motors Bersiap Merilis SUV Hummer Listrik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teaser Hummer listrik (GMC/YouTube)

    Teaser Hummer listrik (GMC/YouTube)

    TEMPO.CO, JakartaProdusen mobil asal Amerika Serikat, General Motors (GM) akan memperkenalkan jajaran SUV listriknya, yakni Hummer pada akhir tahun ini. 

    GM sebelumnya berencana mengungkapkan Hummer electric vehicle (EV) pada Mei 2020, tetapi rencana tersebut ditunda karena pandemi virus corona.
    Kendati demikian, perusahaan menyatakan bakal meluncurkan Hummer pada musim gugur (September – Desember). Adapun, proses produksi baru akan dimulai pada 2021.
     
    Presiden GM, Mark Reuss,mengatakan bahwa strategi GM dalam pengembangan SUV listrik tidak tertandingi di dalam industri otomotif, karena mengombinasikan teknologi, fleksibilitas, dan kecepatan.
     
    “Kami tahu apa yang diinginkan dan diharapkan pelanggan, dan kami di posisi lebih baik daripada siapa pun untuk memberi mereka kendaraan listrik yang paling cocok untuk mereka,” ujarnya dikutip dari laman resmi GM, Sabtu, 1 Agustus 2020. 
     
    Hummer listrik disebut-sebut sebagai SUV super pertama di dunia. Dengan torsi 1.014 hp dan 15.592 Nm, truk ini diklaim mampu mencapai 0-97 kilometer per jam dalam 3 detik.
     
    Kendaraan ini ditenagai oleh paket baterai Ultium baru dari GM, yang mampu mengisi daya secara cepat dan menawarkan jangkauan hingga 644 kilometer.
     
    Detail baru mengungkapkan, atap Hummer EV dapat dilepas guna menawarkan pengalaman berkendara di udara terbuka. Desain mobil ini tampak berbagi platform dengan Hummer H2, yang diproduksi tahun 2009.
     
    Hummer EV akan dibangun di pabrik GM Detroit-Hamtramck, Michigan, Amerika Serikat. GM telah menginvestasikan US$7,7 miliar untuk mempersiapkan pabrik-pabriknya beralih ke produksi kendaraan elektrik selama empat tahun ke depan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.