Selasa, 22 September 2020

General Motors Bangun 2.700 Pengisi Daya Kendaraan Listrik di AS

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo General Motors. REUTERS/Jeff Kowalsky/File Photo

    Logo General Motors. REUTERS/Jeff Kowalsky/File Photo

    TEMPO.CO, JakartaGeneral Motors bekerja dengan jaringan pengisian daya kendaraan listrik EVgo untuk membangun lebih dari 2.700 pengisi daya cepat (fast-charging station) baru di kota-kota seluruh Amerika Serikat selama lima tahun ke depan.

    Dikutip dari The Verge, angka tersebut tiga kali lipat lebih banyak dari 800 pengisi daya cepat yang saat ini dimiliki EVgo di jaringannya, yang berada di 34 negara bagian dan diklaim telah melayani lebih dari 200 ribu pelanggan.

    Buildout akan membantu EVgo mengimbangi pertumbuhan jaringan pengisian cepat lainnya. Tesla memiliki 2.000 stasiun Supercharger (dan 18 ribu kios) di seluruh dunia, dan jaringan Electrify America Volkswagen yang baru telah mencapai 452 kios pengisian daya di AS.

    Kios baru akan "terletak di daerah yang sangat terlihat dan sebagian besar akan dapat mengisi setidaknya empat kendaraan secara bersamaan," menurut siaran pers EVgo, dan akan dapat mengisi daya antara 100kW hingga 350kW.

    Kios-kios baru EVgo tidak akan eksklusif untuk kendaraan GM saja, dan pengisi daya pertama yang merupakan bagian dari pembangunan baru ini akan tersedia pada awal 2021. Kedua perusahaan menargetkan sekitar 40 pasar metropolitan yang berbeda.

    CEO GM Mary Barra mengatakan bahwa GM dan EVgo akan berinvestasi dalam pembangunan baru, tetapi Barra belum atau tidak menentukan ukuran investasi tersebut.

    Barra juga mengatakan GM akan membantu EVgo "bekerja dengan program hibah dan utilitas" dan "menandatangani piagam di bidang-bidang di mana mereka akan melakukan yang terbaik untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik."

    Investasi GM dalam pembangunan merupakan perubahan besar bagi perusahaan, yang pernah mengatakan tidak akan berinvestasi dalam infrastruktur untuk kendaraan listrik.

    Ditanya tentang hal ini, Barra mengatakan General Motors telah melakukan penelitian pelanggan yang "luas" selama beberapa tahun terakhir dan akhirnya memutuskan untuk berinvestasi dalam jaringan besar pengisi daya cepat adalah "langkah logis berikutnya."

    "Jelas, memiliki infrastruktur pengisian daya yang kuat adalah sesuatu yang pelanggan kami katakan adalah penting," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.