Pandemi Covid-19 Memaksa Volkswagen Lakukan Ini

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Volkswagen Tiguan 2021. (Volkswagen)

    Volkswagen Tiguan 2021. (Volkswagen)

    TEMPO.CO, Jakarta - Volkswagen, terutama di unit bisnis mobil penumpang, mengalami tekanan berat akibat pandemi Covid-19 sejak awal 2020.

    Tindakan pencegahan di dalam tubuh manajemen Volkswagen diklaim efektif mengurangi dampak krisis terhadap perusahaan.

    CFO Volkswagen Alexander Seitz mengatakan pandemi Covid-19 menghadirkan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dampaknya sangat kuat pada pendapatan dan keuangan.

    "Berkat tindakan pencegahan yang efektif, seperti disiplin biaya yang ketat dan prioritas proyek, kami berhasil mengurangi biaya overhead umum, pengeluaran R&D dan belanja modal," katanya dalam keterangan pers yang dikutip Bisnis.com pada Senin, 3 Agustus 2020.

    Dia memastikan bahwa sejauh ini segenap tim staf dan manajemen telah mengarahkan merek pada jalur yang stabil selama krisis. Hasilnya, kondisi keuangan diklaim masih solid maka tahun ini diyakini akan mencatatkan laba operasional.

    "Kami berharap untuk mendapatkan momentum di babak kedua."

    Melalui manajemen biaya ketat, katanya, Volkswagen ini secara substansial mengurangi biaya overhead umum, pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan, serta belanja modal tahunan.

    Produksi pun dilakukan secara ketat dengan berorientasi pada permintaan pelanggan, yang mengarah ke pengurangan persediaan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Pengiriman kepada pelanggan dengan merek inti Grup Volkswagen turun 26,7 persen pada paruh pertama 2020 menjadi 2,2 juta kendaraan.

    Pendapatan penjualan turun sekitar 16 miliar Euro (–35,3 persen) menjadi sekitar 29 miliar Euro. Akibatnya, hasil operasi merek Volkswagen turun menjadi -1,5 miliar Euro dari laba operasi 2,3 miliar Euro pada 2019.

    Akhirnya Volkswagen pulih. Pengiriman Volkswagen pada Maret dan April 2020 masing-masing turun 38 persen. Tapi pada Juni penurunannya menjadi hanya 18 persen.

    Meskipun ada tanda-tanda awal pemulihan, perkembangan lebih lanjut dari pandemi Covid-19 tetap sulit diperkirakan. Maka Volkswagen akan mempertahankan tindakan pencegahan yakni terus memprioritaskan investasi secara ketat dan fokus pada disiplin pengeluaran.

    Kendaraan listrik bertenaga baterai dan hibrida plug-in adalah pilar utama strategi merek. Sejak Juni, pelanggan telah memesan ID.3 baru, model pertama yang didasarkan pada Matriks Drive Listrik Modular (MEB).

    Model penting lainnya, seperti Tiguan baru dan keluarga Arteon baru juga telah diluncurkan. Turunan produk Golf baru akan ditambahkan sepanjang 2020.

    Volkswagen akan terus maju dengan elektrifikasi portofolio dengan meluncurkan beberapa model hybrid plug-in dalam beberapa bulan mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.