Tips Naik Motor Aman dan Sehat saat PSBB Dilonggarkan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta turing Honda PCX Luxurious Trip 2019 melintasi kawasan pegunungan di Bedugul, Buleleng, Bali, 14-15 Desember 2019. (AHM)

    Peserta turing Honda PCX Luxurious Trip 2019 melintasi kawasan pegunungan di Bedugul, Buleleng, Bali, 14-15 Desember 2019. (AHM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasca-pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) aktivitas masyarakat berangsur normal. Tak terkecuali pengguna sepeda motor, yang mulai memadati jalan raya.

    Manager Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), Johannes Lucky mengingatkan kembali pentingya memperhatikan aspek keamanan da keselamatan berkendara di masa pandemi Covid-19. Khususnya bagi pengendara roda dua atau sepeda motor.

    "Selain riding gear, kita harus pastikan ke diri sendiri, penting atau tidak kita keluar rumah,"ujar Lucky dalam acara diskusi virtual Forum Wartawan Otomotif (Forwot), Selasa, 4 Agustus 2020.

    Kalau memang harus keluar rumah kata Lucky, maka pengguna sepeda motor wajib mengikuti protokol kesehatan. Adapun hal-hal yang mesti diperhatikan sebagai berikut.

    1. Penting

    Sebelum memutuskan keluar rumah, sebaiknya memikirkan ulang seberapa perlu atau tidaknya menggunakan sepeda motor. Jika tak penting-penting amat sebaiknya menunda.

    2. Regulasi

    Melihat regulasi dilokasi yang akan dituju. Contoh, apakah lokasi tersebut masuk ke dalam zona merah atau hijau.

    3. Kondisi Sehat

    Apakah kesehatan kita sudah sesuai dengan kondisi sekarang, seperti keadaan fisik sedang, sakit atau sehat.

    4.Riding Gear

    Riding Gear seperti biasa, helm, sepatu, kaos tangan dan sek tambahan masker serta hand sanitizer. Penting juga membawa tas khusus untuk Riding Gear.

    5. Rute

    Memiilih rute yang tidak terlalu macet atau padat.

    Setelah semua perlengkapan dan persiapan di atas siap. Maka sebelum berkendara, sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut.

    1. Emosi

    Pengendara sepeda motor disarankan bisa mengontrol emosi untuk menghidari efek negatif di jalan raya.

    2. Pengguna Jalan Lain

    Memahami karakteristik pengguna jalan yang lain seperti pesepeda dan pejalan kaki.

    3. Memprediksi Bahaya Jalan

    Memprediksi bahaya kemungkinan terjadi kecelakaan dikarenakan situasi yang lebih sepi.

    4. Jaga Jarak

    Menjaga jarak dengan pengguna jalan yang lain.

    5.Transaksi

    Menggunakan uang digital atau uang pas demi menghindari kontak fisik dengan orang lain.

    6. Perlengkapan Makan

    Disarankan untjk membawa perlegkapan makan dan minum sendiri.

    Tak sampai di situ, setelah berkendara. Pengguna sepeda motor juga disarankan memperhatikan beberapa hal ini.

    1. Riding Gear

    Di masa pandemi, sebaiknya peralatan dan oerlengkapan berkendara lebih sering dicuci setelah dipakai berpergian.

    2. Sepeda Motor

    Menyempatkan membersihhkan bagian bagian yang berpotensi terkontaminasi bahaya virus.

    3. Pengendara

    Setelah melakukan riding sebaiknya, sebelum berinteraksi dengan keluarga untuk membersihkan diri atau mandi.

    4. Istirahat yang Cukup

    Berkendara menggunakan sepeda motor bisa membuat tubuh menjadi lelah. Sehingga membutuhkan istirahat yang cukup agar imun tubuh tetap terjaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.