Arista Group Resmikan Dealer Wuling 3S di Cimahi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dealer Wuling Arista Cimahi 3S diresmikan, Sabtu, 8 Agustus 2020. (Arista Group)

    Dealer Wuling Arista Cimahi 3S diresmikan, Sabtu, 8 Agustus 2020. (Arista Group)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aristra Group, authorized dealer Wuling terbesar di Indonesia, meresmikan dealer baru Wuling dengan fasilitas 3S (Sales-Service-Spare part) di Cimahi, Jawa Barat. Ini adalah dealer Wuling keempat di wilayah Bandung yang berada di bawah naungan Arista Group.

    Co Founder & Director Arista Group, Ali Hanafiah, mengatakan bahwa dealer Wuling Arista Cimahi dibanding di atas lahan seluas 1.500 meter per segi dan luas bangunan 2.000 meter persegi. “Investasinya mendekati Rp 40 miliar,” kata Ali, Sabtu, 8 Agustus 2020.

    Dealer ini menargetkan penjualan sebanyak 30-45 unit per bulan. “Target itu untuk situasi normal, bukan di saat pandemi corona seperti sekarang,” ujarnya.

    Menurut Ali, kehadiran Wuling Arista Cimahi akan semakin memudahkan bagi para pelanggan setia Wuling di wilayah Cimahi dan sekitarnya yang ingin melakukan pembelian unit ataupun melakukan servis kendaraan Wuling.

    Ali menjelaskan bahwa Wuling Arista Cimahi merupakan dealer Wuling yang memberikan pelayanan 3S, sehingga para pelanggan Wuling tak perlu khawatir dengan pelayanan after sales dan ketersediaan spare part kendaraan Wulingnya.

    Arista Group bersama Wuling berkomitmen untuk selalu memberikan kenyamanan dan kemudahan para pelanggan setia Wuling untuk dapat memenuhi segala kebutuhan akan kendaraannya.

    Hingga saat ini, jaringan distribusi Wuling Arista sudah tersebar tidak hanya di pulau Jawa bahkan sampai ke pulau Sumatera dan Kalimantan. Tentunya hal ini akan memudahkan pelanggan apabila ingin melakukan perawatan atau perbaikan kendaraan saat bepergian ke luar kota.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.