Bos Ban Goodyear Jawab Seruan Boikot Trump

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cadillac One The Beast mobil kepresidenan AS Donald Trump, menjadi mobil kepresidenan termahal di dunia dengan harga 1.500.000 US dollar atau sekitar Rp. 21 miliar. Mobil ini dilengkapi dengan kaca anti peluru agar tahan granat berpeluncur roket dan serangan senjata kimia. REUTERS

    Cadillac One The Beast mobil kepresidenan AS Donald Trump, menjadi mobil kepresidenan termahal di dunia dengan harga 1.500.000 US dollar atau sekitar Rp. 21 miliar. Mobil ini dilengkapi dengan kaca anti peluru agar tahan granat berpeluncur roket dan serangan senjata kimia. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kritik Presiden AS Donald Trump segera dijawab Eksekutif Goodyear Tire Rich Kramer.

    Kramer mengatakan Goodyear mengklarifikasi kebijakannya bahwa karyawan boleh mengenakan pakaian yang mendukung penegakan hukum semacam 'Blue Lives Matter.'

    Klarifikasi tersebut dikeluarkan sehari setelah Trump menyerukan boikot ban Goodyear pada Rabu lalu, 19 Agustus 2020.

    Senada dengan Trump, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow menyatakan Goodyear harus mengubah kebijakan tempat kerja dengan mengizinkan pidato dan simbol-simbol politik.

    Kramer menjelaskan Goodyear sangat mendukung penegakan hukum antara lain. Bahkan produsen ban itu telah memasok ban untuk mobil polisi dan pemadam kebakaran selama lebih dari 100 tahun.

    "Hubungan itu adalah dasar bagi perusahaan kami," tulis Kramer dalam pesan kepada karyawan pada Kamis, 20 Agustus 2020, seperti dikutip Reuters.

    Saham Goodyear sempat turun 6 persen pada hari Rabu setelah tweet Trump. Tapi terkoreksi dengan kenaikan empat kali lipat rata-rata pergerakan 10 hari.

    Menurut media industri Tyre Business, Goodyear adalah perusahaan ban terbesar di Amerika Utara. Ban Goodyear bahkan digunakan pada 24 persen mobil baru di AS pada 2018.

    Presiden AS Donald Trump menyerukan boikot terhadap produk Goodyear Tire & Rubber Co. pada Rabu lalu, 19 Agustus 2020.

    Trump menuduh perusahaan yang berbasis di Ohio tersebut bermain politik dengan melarang pekerja mengenakan topi "Make America Great Again," yang disukai pendukung Trump.

    Presiden AS dari Partai Republik yang tengah mengincar masa jabatan kedua tersebut mengatakan kepada pers di Gedung Putih bahwa dia akan mengganti ban Goodyear pada mobil "The Beast," Cadillac limusin Kepresidenan.

    "Jangan beli BAN GOODYEAR - Mereka mengumumkan LARANGAN TOPI MAGA," tulisnya di Twitter.

    MAGA adalah singkatan slogan "Make America Great Again" yang sering terpampang di topi bisbol pendukung Trump.

    Menurut Trump Goodyear melakukan tindakan yang memalukan karena mencegah karyawan mengenakan pakaian yang mendukung gerakan 'Blue Lives Matter' sambil mengizinkan dukungan terhadap sifat "Marxis.

    Tweet Trump tadi menyusul laporan berita WIBW, stasiun televisi afiliasi CBS di Kansas, tentang sesi pelatihan di markas Goodyear yang membahas pakaian politik.

    Perusahaan berpendapatan hampir $ 15 miliar pada 2019 itu tahun lalu, mengatakan kepada karyawan gambar bahwa gambar atau simbol 'Black Lives Matter' dan 'Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender Pride' dapat diterima.

    Adapun 'Blue Lives Matter' dan 'MAGA Attire' tidak. Goodyear meminta karyawannya menghindari ekspresi di tempat kerja untuk mendukung kampanye politik yang berlawanan dengan keadilan dan kesetaraan rasial.

    "Goodyear sama sekali tidak menoleransi segala bentuk pelecehan atau diskriminasi," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan kepada karyawan.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.