Hyundai, CSIRO dan FMG Kolaborasi Bikin Mobil Hidrogen

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bentuk belakang Hyundai N50 saat diperkenalkan dalam pameran otomotif Frankfurt Motor Show (IAA) 2015 di Frankfurt, Jerman, 15 September 2015. Mengusung mesin Hidrogen membuat Hyundai N50 mobil pertama di dunia yang menggunakan Hidogen. REUTERS

    Bentuk belakang Hyundai N50 saat diperkenalkan dalam pameran otomotif Frankfurt Motor Show (IAA) 2015 di Frankfurt, Jerman, 15 September 2015. Mengusung mesin Hidrogen membuat Hyundai N50 mobil pertama di dunia yang menggunakan Hidogen. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaHyundai menandatangani kontrak awal kerjasama dengan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO) dan Fortescue Metal Group Ltd. (FMG) dalam upaya produksi mobil listrik berbahan bakar hidrogen.

    Hyundai menyatakan mereka berkolaborasi dalam mengembangkan teknologi mengekstrak hidrogen dari amonia untuk bahan bakar mobil listrik.  

    Dikutip Antara dari Yonhap pada Jumat, 21 Agustus 2020, Hyundai, CSIRO, dan FMG akan menggunakan membran logam yang dikembangkan oleh CSIRO untuk mengekstraksi hidrogen dan mengirimkannya dalam bentuk amonia cair ke pasar global.

    Pada 2018, Hyundai Motor Group mengumumkan rencana investasi 7,6 triliun Won (6,4 miliar dolar AS) untuk fasilitas produksi minimal 500 ribu mobil hidrogen pada 2030.

    Untuk kendaraan penumpang, Hyundai telah menjual 9.228 mobil hidrogen Nexo, terdiri 7.533 unit di dalam negeri dan 1.695 unit di pasar global, dari 2018 hingga Juni 2020.

    Pemerintah Korea Selatan mendorong penggunaan hidrogen sebagai sumber energi utama untuk mobil atau mobil hidrogenPembuat mobil pun berlomba menjadi ramah lingkungan di tengah peraturan emisi untuk mengurangi pemanasan global.

    Sel bahan bakar hidrogen mengeluarkan uap air dan mengubah simpanan hidrogen menjadi listrik untuk mendorong motor mobil listrik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto