Honda e, Mobil Listrik Mungil Pertama yang Diproduksi Massal

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil listrik Honda e ditampilkan dalam Brussels Motor Show, 9 Januari 2020. FOTO: REUTERS

    Mobil listrik Honda e ditampilkan dalam Brussels Motor Show, 9 Januari 2020. FOTO: REUTERS

    TEMPO.CO, Utsonomiya - Karena banyak pabrikan mobil membuat mobil listrik sedan dan SUV, Honda Motor Co Ltd di Jepang justru memutuskan memproduksi massal mobil kecil alias imut.

    Honda e telah dirilis di Eropa pada awal Agustus 2020 dengan model kompak untuk kebutuhan kendaraan kota. Dengan desain retro, Honda e ultra-kompak yang membangkitkan model klasik Honda N360 dan N600 dari 1960-an.

    Model ini hanya akan dijual di Eropa dan Jepang mulai akhir Oktober 2020. Honda mengharapkan penjualan tahunan hanya sekitar 10.000 di Eropa, dan 1.000 di Jepang.

    Honda e dua pintu dimaksudkan sebagai city car kelas atas, yang harganya sekitar 33.000 Euro (39 ribu Dolar AS), lebih mahal dari Renault Zoe ZE50. Padahal mobil Renault itu berukuran lebih luas dan memiliki jarak tempuh yang lebih jauh.

    “Kami mempertanyakan, apakah kendaraan yang lebih besar cocok untuk daerah perkotaan?” kata Tomofumi Ichinose, Shief Engineer Honda e, kepada pers pada awal pekan ini seperti dikutip Reuters pada Kamis, 27 Agustus 2020.

    Berbeda dengan Tesla Inc. yang meluncurkan sedan Model 3-an mendominasi pasar mobil berbasis baterai EV. Begitu pula dengan Audi AG dan Hyundai Motor Co yang memproduksi SUV listrik dengan jarak tempuh yang jauh.

    Honda e memiliki kapasitas baterai kira-kira setengah dari Model 3, yakni mampu menempuh 280 kilometer per pengisian.

    "Sebagian besar EV menggunakan baterai berkapasitas besar, tetapi seringkali, banyak dari kapasitas itu tidak digunakan selama berkendara di kota," ucap Ichinose.

    Biaya produksi dan perawatan baterai yang tinggi membuat kendaraan listrik menjadi ujung tombak pasar mobil premium. Maka banyak produsen mobil mengembangkan model serba guna yang lebih besar, beberapa di antaranya dapat berkendara sejauh 570 kilometer dengan sekali pengisian daya.

    Menurut Ichinose, para insinyur Honda telah memprioritaskan penanganan yang akurat dan tajam untuk memungkinkan putaran balik yang mudah di jalan sempit.

    Kaca spion samping telah diganti dengan tampilan interior untuk menghindari benturan dan goresan selama parkir.

    Produsen mobil itu mengatakan tidak memiliki rencana untuk memasarkan mobil listrik Honda e di Amerika Utara atau Cina, yang mendominasi pasar SUV.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.