Ini Koleksi Supercar Senilai Rp 192,3 Miliar Milik Koruptor yang Dilelang

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Empat dari 11 supercar senilai total Rp 192.3 miliar milik Obiang Mangue, yang juga putra Presiden Guinea Ekuatorial, yang disita otoritas Swiss pada 2016. Supercar sitaan itu dilelang oleh rumah lelang Bonhams, London, pada September 2019. FOTO: CNN/Bonhams

    Empat dari 11 supercar senilai total Rp 192.3 miliar milik Obiang Mangue, yang juga putra Presiden Guinea Ekuatorial, yang disita otoritas Swiss pada 2016. Supercar sitaan itu dilelang oleh rumah lelang Bonhams, London, pada September 2019. FOTO: CNN/Bonhams

    TEMPO.CO, Jakarta - Bukan hanya di Indonesia koruptor kedapatan mengoleksi supercar.

    Koleksi supercar ultra-mahal senilai 13 juta dolar (Rp 192,3 miliar) disita dari tangan Wakil Presiden Guinea Ekuatorial, Afrika Tengah, Teodoro Nguema Obiang Mangue, sebagai tersangka koruptor.

    Otoritas Swiss menyita koleksi 11 mobil mewah milik Obiang Mangue, yang juga putra Presiden Guinea Ekuatorial, pada 2016 setelah kasus korupsi dan pencucian uang koruptor itu diusut.

    Koleksi supercar tersebut akhirnya dilelang oleh rumah lelang Bonhams yang berbasis di London untuk dikembalikan ke negara. Pelelangan diadakan pada September 2019 di Jenewa, Swiss. 

    Seperti dikutip CNN.com edisi 1 Juli 2019, mobil mewah supercar hasil korupsi tadi di antaranya versi roadster dari Lamborghini Veneno yang dihiasi warna bendera Italia. Mobil ini satu dari hanya sembilan yang diproduksi untuk merayakan ulang tahun ke-50 Lambhorgini.

    Harganya ditaksir 4,5 juta pounsterling alias Rp 75,4 miliar.

    Mobil sport LaFerrari edisi terbatas dengan perkiraan harga 2,5 juta pounsterling juga siap dilelang. Ada juga supercar Koenigsegg One: 1 bertenaga 1.300 tenaga kuda, satu dari tujuh yang pernah diproduksi (2 juta pounsterling).

    Obiang Mangue mengoleksi super car McLaren P1, Aston Martin One-77, dan Bugatti Veyron.

    Dilihat dari catatan speedometer, tidak ada mobil yang menempuh jarak lebih dari beberapa ribu mil.

    Polisi Jenewa menyita armada tersebut dari area kargo di bandara kota pada 2016 setelah kasus koruptor Obiang Mangue dibuka. Kasusnya bahkan diusut oleh di beberapa negara.

    Koruptor ini dijatuhi hukuman penjara tapi eksekusinya ditangguhkan 3 tahun dalam kasus penggelapan oleh pengadilan Prancis pada 2017.

    Obiang Mangue membelanjakan uangnya untuk sebuah rumah besar Paris, jet pribadi, dan armada mobil mewah dari uang jarahan di negaranya.

    Sebelumnya, Obiang Mangue menyetujui denda 30 juta dolar untuk menyelesaikan tuduhan Pemerintah AS bahwa dia menggunakan uang yang dijarah dari negaranya untuk mengumpulkan aset di AS.

    Dia Dituduh memberi sebuah rumah besar di California, jet, dan koleksi memorabilia Michael Jackson yang cukup mahal. Obiang memiliki sarung tangan putih bertatahkan kristal yang dipakai King of Pop dalam tur dunia "Bad."

    Kemudian pada 2018, Brasil menyita lebih 16 juta dolar uang tunai dan jam tangan mewah dari delegasi yang bepergian dengan Obiang Mangue.

    Koruptor Obiang Mangue juga memiliki kapal pesiar bernama Ice, yang kabarnya biaya pemeliharaannya sekitar 800.000 dolar sebulan. Begitu disebutkan sebuah artikel di surat kabar Prancis Le Monde.

    Ayahnya, Presiden Guinea Ekuatorial, Teodoro Obiang Nguema Mbasogo, merebut kekuasaan melalui kudeta pada 1979. Dia kepala negara terlama di benua itu.

    Mbasogo lalu menunjuk putranya, Obiang Mangue, sebagai wakilnya pada 2016 di negara kaya minyak dan salah satu yang terkaya di Afrika itu.

    Selama beberapa tahun, LSM antikorupsi Transparency International menggambarkan Guinea Ekuatorial sebagai "terlalu buram untuk diberi peringkat." Maka Transparency International mengatakan tidak dapat memperoleh cukup data tentangnya untuk indeks korupsi global.

    CNN.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.