Renault Bakal Jadi Penyedia Mesin Mobil F1, Tim Balapnya Bernama Alpine

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil balap baru Renault untuk Formula 1 2019, R.S.19 bersama duet pembalap Nico Hulkenberg dan Daniel Ricciardo. (Renault  F1 Team)

    Mobil balap baru Renault untuk Formula 1 2019, R.S.19 bersama duet pembalap Nico Hulkenberg dan Daniel Ricciardo. (Renault F1 Team)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan Renault akan menjadi pemasok mesin mobil F1 mulai 2021. Sedangkan tim balapnya akan berganti nama menjadi Alpine F1.

    CEO baru Renault, Luca de Meo, mengumumkan branding itu pada hari Minggu, 6 September 2020.

    "Mulai tahun depan kami akan balapan dengan merek Alpine," kata De Meo kepada wartawan menjelang Grand Prix Italia di Monza seperti dikutip autoblog.com pada Minggu.

    Menurut dia, Alpine memiliki silsilah motorsport yang kuat, dalam balapan reli dan balap ketahanan. Tapi justru tidak pernah tampil di balap F1 sebagai konstruktor. 

    Dia memastikan Nama Renault tetap akan muncul dalam laga Formula 1 dunia sebagai penyedia mesin mobil balap.

    "Mobil (Renaullt) itu akan mewakili warna historis otomotif Prancis dengan warna biru dan Tricolore."

    Keputusan baru produsen otomotif Prancis tersebut agaknya tak lepas dari kondisi keuangan perusahaan yang merugi. Reanult pun mengumkan struktur baru perusahaan pada pekan lalu.

    Struktur baru Renault akan berfokus pada empat divisi ketimbang wilayah geografis. Kepala tim Renault F1 Cyril Abiteboul bakal mengawasi Alpine.

    Grup Renault telah menghidupkan kembali model mobil Alpine dan model dua tempat duduknya pada 2017, memperbarui desain klasik yang pernah mencapai puncaknya pada 1960-an dan 1970-an.

    Model yang lebih mahal, seperti Alpine, diyakini dapat membantu meningkatkan profitabilitas jangka panjang grup.

    De Meo mengatakan pekan lalu bahwa pusat gravitasi Renault harus lebih ke kelas atas.

    "Kami akan menggunakan F1 sebagai platform untuk memasarkan merek yang ingin kami kembangkan," katanya pada Ahad lalu.

    Dia berpendapat jika Renault adalah merek yang mulia maka cocok dengan Alpine di dunia F1.

    "Saya percaya Formula Satu harus menjadi kejuaraan konstruktor dengan merek yang membuat orang bermimpi."

    Renault telah berkomitmen tetap berlaga di ajang F1 setidaknya hingga 2025 menyusul penandatanganan perjanjian komersial baru. F1 menetapkan batas anggaran 145 juta dolar AS pada tahun depan.

    "Penerapan batasan anggaran akan mengakhiri perlombaan pengeluaran, dan akan memungkinkan tim penandatangan untuk diukur nilai olahraganya. Alpine memiliki tempatnya di Formula Satu dan dapat menantang untuk kemenangan," ucap Cyril Abiteboul.

    Tim Alpine 2021 akan menampilkan Fernando Alonso dari Spanyol yang pernah bersama tim ini menjadi juara dunia ganda lebih dari satu dekade lalu. Ada pula pebalap Esteban Ocon dari Prancis.

    AUTOBLOG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.