Tesla Dirikan Pengisian Baterai Super Cepat di Berlin

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Tesla terparkir di peralatan supercharger V3 selama presentasi sistem pengisian daya baru di kampus EUREF di Berlin, Jerman 10 September 2020. REUTERS/Michele Tantussi

    Mobil Tesla terparkir di peralatan supercharger V3 selama presentasi sistem pengisian daya baru di kampus EUREF di Berlin, Jerman 10 September 2020. REUTERS/Michele Tantussi

    TEMPO.CO, JakartaTesla meluncurkan alat pengisian daya mobil listrik super cepat di Berlin. Alat pengisi daya bernama V3 itu memungkinkan Tesla Model 3 menempuh jarak 120 kilometer setelah dicas selama 5 menit.

    "Alat ini sebagai bagian dari komitmen kami untuk membuat kepemilikan Tesla lebih mudah dan makin nyaman bagi semua orang, termasuk mereka yang tidak memiliki akses pengisian daya baterai mobil listrik di rumah atau tempat kerja," kata Manajer Infrastruktur Pengisian Daya Tesla Eropa, Jeroen van Tilburg seperti dikutip dari reuters, Jumat, 11 September 2020.

    Tesla juga berencana menambah alat pengisian daya super kilat ini di sejumlah titik di dalam kota Berlin. Tak terkecuali kota-kota besar lainnya di Jerman.

    "Kami akan memperluas jaringan pengisian daya," ujarnya.

    Sejalan dengan itu, para pemangku kebijakan di Jerman juga berencana meningkatkan permintaan mobil listrik dengan tujuan mengurangi emisi. Salah satu langkahnya adalah memperkuat sistem infrastruktur, termasuk stasiun pengisian daya mobil listrik, seperti SPBU untuk kendaraan konvensional.

    "Banyak yang harus kami ganti dalam hal infrastruktur, termasuk alat pengisian daya,” kata Menteri Ekonomi Jerman, Peter Altmaier.

    Tesla sendiri diketahui telah memiliki pabrik baru di Jerman. Pabrik ini itu rencananya akan mulai beroperasi tahun depan. Pabrik perakitan baru Tesla itu kabarnya berpotensi menyerap sekira 40.000 pekerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.